Kamis, 08 Juli 2010

SEPULTURA WORLD TOUR 1992 ( remembering)


Kalau nonton Brazil dalam piala dunia kemarin otomatis otak kiri ini konek dengan sebuah band Thrash Metal kebanggaan negeri tersebut yakni Sepultura, lebih lagi memasuki bulan Juli ini makin menggugah kembali memori lama akan peristiwa 18 (delapan belas) tahun yang lalu tepatnya juli 1992, yang mana band Thrash Metal yang terlahir dari kawasan kumuh Belo Horizonte, kota terbesar ketiga di Brazil yang dipunggawai oleh Max Cavalera(vokal/guitar), Igor Cavalera (drum) , Paulo jr. (bass) dan Andreas Kisser (lead guitar) dalam sejarahnya pernah tampil dihadapan ratusan ribu public metal republic ini tepatnya di Stadion Lebak bulus Jakarta ( 8 juli) dan stadion Tambak sari Surabaya (11 juli).

Dan sebagai anak metal yang kala itu memasuki masa yg penuh dgn gejolak dan energy yg super maximum yakni diusia yg ke 20 thn tentu tidak akan melewatkan hajatan bersejarah ini. Dan dengan daya upaya yang ada akhirnya dapat juga mengalami dan merasakan keganasan gelombang dan energy kebringasan atmosphir stadion tambak sari sebagai akibat dari kuatnya daya tarik magnet band Metal dunia yang sedang berada dipuncak kejayaannya kala itu.

Arrgghhhh tidak banyak yg dapat saya ceritakan akan moment bersejarah itu selain mengenangnya menjadi bagian dari perjalanan hidup bagi umat yang terlahir sebagai seorang Deathrasher dari scene metal bawah tanah Bali ini (baik lewat foto album,atau lewat video Sepultura yang didalamnya ada aksi debus ketika mereka ada di Indonesia).

Selasa, 20 April 2010

Sunday Metal Warrior : …Hujan darah ‘Tentara merah darah….


Minggu 18/4/2010, sore menjelang petang hari itu mendung tebal dan kelamnya awan hitam menyelimuti kota Denpasar dan sekitarnya. Suramnya suasana sore itu tidak menyurutkan niat para metal warrior utk keluar dari tempatnya masing-masing, dan bagai mengikuti gerakan awan kelam,beberapa pasukan hitam-hitam bergerak pada suatu titik tempat di simpang enam Denpasar, tepatnya di Akasaka music club seperti pergerakan pasukan dari bangsa Sparta dan Persia untuk menuju pertempuran di Thermopylae laksana yang terlukis dalam film 300. Ya karena pada saat dan ditempat tersebut akan berlangsung sebuah pertempuran dalam hajatan music metal yang mengambil title Sunday Metal Warrior. Lima warrior band Metal tanah Bali yang terdiri dari Ngutah getih,Durhaka,Born by Mistake,Parau dan Eternal madness akan menjamu saudaranya dari tanah Jakarta yakni pasukan SiksaKubur.

Dan sekitar pukul 20.00 pertempuran kelam petang itu dibuka oleh band Ngutah getih, Trio metal berbahaya ini mampu menunaikan kewajiban perangnya dengan cukup apik hingga dapat memanaskan suasana petang diareal itu . Untuk selanjutnya dilanjutkan oleh grombolan dari tanjung benoa yakni pasukan Durhaka , band black metal ini membawakan beberapa nomor kegelapan diantaranya welcome to hell, queen of darkness, gerbang kematian dan beberapa materi lagu baru mereka. Dan pada saat tembang queen of darkness, mereka mendaulat vocalis gothic metal Mahatma untuk menambah seriosa kegelapannya, namun sayang sound yang mereka keluarkan masih kurang maksimal. Selanjutnya band Born by mistake melanjutkan tugasnya yang kali ini datang dengan formasi lengkapnya, memang tepat pilihan untuk mendatangkan dua guitar pada ornament musik mereka cukup mampu menghidupkan death metal yang mereka mainkan. Parau berikutnya mulai memporakporandakan stage dengan nomor-nomor metal core yang disambut liar dan rusuh oleh para jemaah mudanya yang senantiasa setia dan menanti peluncuran album baru dari Parau dan metalhead yang ada.

Eternal Madness is back, ya itulah kata yg tepat utk penampilan kembalinya sang raja gila dari kematiannya yang membosankan selama ini. Tampil dengan senjata bass berujung trisula andalan lengkap dengan kostum kebesarannya moel madness kali ini didampingi oleh Deathra (Lead Guitar) ,Adith (gitar ), dan drum machine yang selama ini mengiringi digantikan oleh battery drummer (A.A) dan gung Kock (Triple six) . Dan tanpa basa-basi lagi intro Trance Exilir dari album abad kegilaan membuka penampilan mereka yang tentu saja disambut histeris oleh metalhead yang selama ini merindukan kembalinya sang madness. Karuan saja aksi head bang,slamdance,pogo,stage diving secara kasar dan brutal dijalankan oleh para metal warrior yang menyemut diareal mosphit gila, yang berturut turut diiringi oleh kerinduan akan death metal dengan nuansa khas pentatonic (etnic balinya) yang keluar dalam nomor-nomor dari album abad kegilaan sampai album masterpeace pertamanya offering to rangda seperti seperti title gila sepanjang masa, diabad kegilaan, mati rasa, hujan darah,pelebon (kidung kematian) sampai bongkar batas mereka suguhkan malam pada malam jahanam itu.

Kelar Pasukan Eternal Madness menjalankan pertempurannya,skitar pukul 23.00 giliran pasukan utama pada medan laga malam itu yakni SiksaKubur mulai menjalankan tugasnya, setelah drum dan piranti alat lainnya dari SK telah digelar dengan lengkap,mantab sebuah intro dari album Tentara Merah Darah mulai mengiringi kemunculan dari Andre (guitar), Japs (voc),Prama (drum) dibantu oleh Rodewyn N (bass ) dan wakil pasukan dari Bali yakni Nyoman Saputra W (guitar). Dan tentu saja para warrior tua dan muda yang telah menanti kemunculan mereka menyambut liar dan bringas di medan laga mosphit berbahaya. Aksi circlepit,headbang,slamdance, pogo,stagediving tidak hentinya disuguhkan oleh para pasukan jiwa terbelakang yang memenuhi atmosphir music club malam itu bahkan sampai “tablediving” (menyelam dari meja barpun ada yg melakukannya). Sejaman lebih SK mengiringi peperangan puncak malam itu dengan nomor-nomor dari album terbaru mereka Tentara Merah Darah, dan juga nomor-nomor dari album Podium,Eye Cry serta solo drum yang mengerikan dari Prama dan sebuah cover song dari band yang mereka kagumi permainannya yakni “Bahemoth” . Suguhan ornament music yang kolosal dan megah ala SK terutama dari album TMD yang disuguhkan dari live malam itu dapat dikatakan sempurna sebagaimana yang keluar dari CD keluaran mereka. Kemeriahan dan kemegahan dari 300 (tiga ratus) bala tentara yang dipimpin oleh Leonidas Sang Pemimpin Sparta, mampu dihadirkan oleh 5 (lima) orang dari pasukan SK ini dalam ajang Sunday Metal Warrior malam itu. Sungguh sebuah hajatan pertempuran yang mengesankan yang mampu mendatangkan “Hujan darah….Tentara Merah Darah. Dan kehadiran SK malam itu memang penuh dengan rasa kekeluargaan dan pertemanan yang tulus sebagaimana yang mereka utarakan dalam interview dengan kami sebelumnya (salute and resfect ),. C u on next metal warrior

Kamis, 01 April 2010

SIKSAKUBUR…….keramahan & rasa kekeluargaan “Tentara Merah Darah”



...”.dan mungkin saja suatu hari nanti...seorang musisi metal bisa hidup dan menghidupi keluarganya dari musik metal.....dan itu akan sangat membahagiakan gue.”...


Siksa Kubur, ya itulah nama band Death Metal kebanggaan scene metal Indonesia ini, mereka terdiri dari Japs (vocal), Andre (guitar),Ewin (bas) dan Prama (drum) baru saja merilis album terbarunya yang ke 5 (lima) yang secara resmi album ini dirilis oleh Fastyouth Records pada 21 Februari 2010 dan sukses digelar dalam ajang Pesta perilisan album dengan title “Tentara Merah Darah” ini yang diadakan di Green Café , Jakarta.

Dan untuk selanjutnya di bulan April ini, mereka akan menyuguhkan berbagai ornament kengerian dan kegilaan “Tentara Merah Darah” ke wilayah Denpasar Bali dalam ajang “SUNDAY METAL WARRIOR” yang akan digelar pada tanggal 18 April 2010 di Akasaka Music Club jln Teuku Umar, mulai 17.00 wita - 23.00 wita , dengan didampingi oleh pasukan berbahaya dari Eternal Madness, Parau, Durhaka, Ngutah Getih, Born By Mistake.

Sebagai pemanasan dan support scene Metal Bali atas event ini, berikut kami rilis interview antara Balicorpsegrinder (BCG) dengan Siksa Kubur (SK) yang diwakili oleh “Andre Tiranda” sang guitaris berbahaya nan ramah mempesona, mulai dari cerita proses penggarapan album “Tentara Merah Darah” (TMD) sampai hangatnya persahabatan dan persaudaraan scene Metal Bali dan Indonesia umumnya.


1.BCG : Bagaimana kabar siksa kubur?

SK : Halo brad...kabar SK baik baik saja...thanks..:)

2.BCG : Bisa diceritakan sedikit tentang proses dari pembuatan album terbaru Tentara Merah Darah?

SK: Yeah proses penggarapan TMD memang merupakan pengalaman baru buat SK, dimana untuk pertama kalinya kita bekerja dengan orang2 yang memang kita tunjuk....seperti Amri Putrajaya [Invictus] Rinsdark [Gelap] ... dan ada beberapa nama lainnya yang ikut membantu album ini....proses penggarapan sendiri kalo dihitung sejak pengumpulan materi memakan waktu kurang lebih setahun....

3.BCG: ”Konon” dalam album Tentara Merah Darah ini dari segi lagunya penuh dengan makna cerita saling berkaitan satu dengan lainnya, bisa digambarkan sedikit alur dari satu lagu ke lagu lainnya?

SK : Ya betul album TMD memang merupakan "konsep album" dimana semua lagu di album ini adalah merupakan satu kesatuan cerita utuh yang kami angkat berdasarkan sebuah Film yang berjudul "300"

4.BCG: Apa yang menginspirasi sampai menghasilkan lyric dan cerita lagu yg penuh kaitan ala ciri khas lagu-lagu progressive ini?

SK: Inspirasinya jelas film "300" itu tadi, karena selain didukung oleh visualisasi yang keren , alur ceritanya pun sangat patriotik, dan nuansa yang kami tangkap dalam film ini mengalir begitu aja menjadi sebuah komposisi....tentunya setelah mengalamai penggodokan ide antara SK dan Produser kami...


5.BCG: Apa yang membedakan album Tentara Merah Darah dengan album2 SK sebelumnya baik dari struktur music maupun liriknya?

SK : Jelas TMD dikerjakan dengan lebih matang....kami masuk studio dengan konsep yang sudah dipikirkan sejak jauh2 hari....kemudian studio yang kami gunakan mempunyai peralatan standar internasional...dibantu olah tangan2 dingin dari MOel Madness dan Chief Herman .... kemudian masalah lirik pun sudah melalui proses observasi dan penelusuran sejarah yang bersangkutan...selain itu secara mental SK udah mengalami pendewasaaan...kami udah melalui masa masa tersulit, dan ini saatnya bersenang senang hahahahaha.....

6.BCG: Dengar-dengar dalam proses pembuatan album ini di Bantu juga sama Moel Madness,sejauh mana keterlibatannya dia dan bagaimana kesan serta hasil yang diperoleh dari kerjasama ini?

SK : Wah...Moel Madness bisa dibilang adalah otak keji dibalik album ini...hahaha....banyak ide ide nya yang sangat cemerlang...dan sebagai mixing dan mastering engineer, dia membuat kami puas dengan hasilnya....ga salah kami memilih dia untuk bekerja dengan SK....

7.BCG: Dalam louching Pesta peluncuran album baru Siksakubur, Tentara Merah Darah yang sukses digelar di Green Café, Kemang, Jakarta, Minggu (21/2) pas bertepatan dengan acara hari kedua ajang metal Bla bla bla fest, apakah ini kebetulan saja bersamaan atau Siksa Kubur mencoba untuk mengukur respons dari Metalhead Jakarta dan sekitarnya terhadap eksistensi SK ini?

SK : Hahahaha....pertama tama.....kami ga ada niat bersaing atau apalah dengan bala bla bla fest....karena menurut kami launching party bukan ajang pamer berapa banyak penonton yang dateng...dan jujur kami ga perduli hehehehe....pertama...Launching SK dalam skala apapun ga sebanding lah dengan festival sebesar itu....namun pada kenyataan nya banyak teman2 yang datang meramaikan pesta kecil kami....dan kami anggap itu adalah sebuah penghargaan dari seorang teman untuk teman lainnya...gak lebih...

8.BCG: Dalam louching pesta peluncuran album baru tsb, SK menggaet gitaris tambahan yakni Nyoman Saputra, siapakah sosok ini dan apakah dia menjadi tambahan punggawa tetap dari SK?

SK : Nyoman adalah gitaris berbakat yang sudah gue amati beberapa waktu terakhir ini...dan sejak dulu memang SK pengen nambah satu gitaris lagi , tapi memang belum ada kecocokan dengan beberapa kandidat...masalah waktu, keluarga dan lain2nya....nah tiba2 Nyoman dateng dengan visi dan gairah yang sama dengan kami.....dan yah...nampaknya teman2 akan melihat SK dengan 2 gitaris di album ke 6 kami tahun depan....hahahahaha....dan ternyata menyenangkan ada orang Bali di band ini....melengkapi ke aneka ragaman budaya dalam band ini....!!!!

9.BCG: Apa saja agenda selanjutnya dari SK setelah keluarnya album baru ini?

SK: Tour....main di gigs2 yang mengundang kami main.....bikin lagu baru....rekaman album baru....

10.BCG: Bisa ceritakan sedikit, sampai Andre (SK) bisa jadi salah satu yang beruntung sebagai nara sumber dalam video Global Metal?

SK : Hmmm..waktu itu gue ditelpon langsung dari Canada...konfirmasi tentang pemilihan beberapa orang narasumber untuk video Global Metal....dan gue termasuk di antara orang yang direkomendasikan....seneng banget rasanya bisa ikut serta untuk dokumentari bertarap internasional itu....inget banget syuting di IKJ jam 8 pagi hahahaha.....

BCG: Bagaimana kesan baik dalam video tsb maupun kesan sebagai warga metal Indonesia yang dimasukan sebagai salah satu Negara terbesar dengan populasi scene metalnya didunia?

SK: Sebagai pribadi gue bangga, karena menurut gue banyak lah yang lebih pantes untuk jadi narasumber disitu, dan gue bangga dengan Metal Scene di negeri ini....sangat bangga.....

BCG: Serta apa harapan kedepannya terhadap scene metal Indonesia pada umumnya ini?

SK : Bisa lebih baik dalam segala aspek....dan mungkin saja suatu hari nanti...seorang musisi metal bisa hidup dan menghidupi keluarganya dari musik metal.....dan itu akan sangat membahagiakan gue....

11.BCG: Pada bulan April ini rencananya SK akan tampil kembali di Denpasar Bali,bersama Eternal Madness dll, apa harapan dan kesannya terhadap scene metal di Bali?

SK: Bali selalu menyambut kami dengan kehangatan dan persahabatan....dan kami sangat senang bisa kembali ke Bali lagi dalam tour ini....bermain bersama Eternal Madness adalah kebahagiaan...karena hubungan kami dengan temen2 di Bali udah lebih dari sekedar "teman" ... lebih ke "keluarga".....heeeii....apa yang lebih menyenangkan dari bermain di tengah2 keluarga...!!!

12.BCG: Terakhir ada pesan khusus terhadap scene metal di Bali?

SK: Terimakasih untuk dukungan yang tak pernah habis....dan terimakasih untuk persahabatannya.....kalian luar biasa...sampai jumpa di medan laga !!!!

…..Demikian sekelumit interview Balicorpsegrinder (BCG) dengan Siksa Kubur (SK), dengan segala kerendahan hati dan keramahannya….so…mari kita sambut ramai-ramai kedatangan keluarga Tentara Merah Darah ini dalam ajang “SUNDAY METAL WARRIOR”

Rabu, 31 Maret 2010

Thrash Metal goin mad


Who said thrash metal is dead??....ya pertanyaan itu memang layak diungkapkan, karena kenyataanya thrash metal memang benar-benar tiada matinya. Thrash metal sebagai perpanjangan tangan dari gendre Heavy metal menuju ke Death metal beserta turunannya yang marak sekarang ini memang terus bergeliat , hal ini bisa dilihat dari produktivitas dan gairah band-band thrash metal dunia seperti Metallica, Antrax,Testament, Slayer dan lainnya masih tetap exis dan bergelora baik dari segi produksi album barunya maupun performnya diatas stage. Dan untuk merasakan geliat serta penghormatan terhadap gendre Thrash metal ini, pada tanggal 27 Maret 2010, bertempat di Akasaka Music Club diadakan sebuah event yang khusus menampilkan attribute-atribute dari band thrash metal dunia.Thrash Metal Goin’ Mad, itulah hajatan special yang diadakan oleh Musickita produktama.

Sebanyak 5 (lima) band metal Bali yang terdiri dari Asyura, Infernal Desire,Cyber Machine,Debtor,Infectous Arteries serta satu band Thrash metal dari Jakarta yakni Divine saling “mencambuk” dalam ajang ini. Acara musik yang dihadiri oleh ratusan “Thrasher” tua dan muda ini mampu menyuguhkan sebuah kegembiraan,keceriaan,dan kegilaan dengan iringan attribute music thrash yang sudah familiar ini.

Gig dibuka tepat pada pukul 19.00 oleh penampilan band pembuka yakni DG Jaro dengan nomor-nomor klasik dari Judas priest, penampilan mereka dengan vocal yang cukup tinggi dan gitaris veteran handal yakni gungde dari band sparatis (RIP) mampu menyuguhkan nuasa logam berat dalam permulaan event ini. Selanjutnya band Asyura mencambuk para thrasher dengan attribute dari Kreator yang sudah sangat familiar ditelinga kaum metal ini, permainan trio berbahaya ini cukup apik dan bersih, yang disambut hangat oleh para thrasher dengan aksi banging,pogo dan lainnya. Antrax berikutnya dihadirkan dalam ruangan “dugem” itu oleh pasukan Infernal Desire, dengan special perform dari gitarisnya yakni kadek wier yang memainkan acoustic gitar dan vocal lewat nomor N.F.B. Tugas selanjutnya diambil kendali oleh band Cyber Machine yg mendapat tugas utk membawa aroma Metallica ke ruang tsb, oh oh karuan saja lagu2 yg begitu akrab oleh konsumsi Thrasher ini menjadikan crowd beraksi dan sing along sepanjang metallica bergema. Berikutnya band karatan Debtor membawa semua keluarga besarnya ke atas stage,mulai dari si Antox ( ex basiss), weny zakar (guitaris / dulunya drummer debtor) serta Indra (ex debtor/triple six) dan tentunya penjaga tetap Debtor sampai sekarang yakni Andi (vocal) dan Gun (Bass), tentu saja kemeriahaan,keceriaan dan keonaran diatas stage dan dibawah stage saling beradu dengan iringan dari nomor-nomor attribute Sodom dan RDP yang bergantian dinyanyikan oleh Indra dan Andi. Berikutnya disusul nuansa band Thrash Metal dari Brasil yakni Sepultura dihidangkan diatas stage oleh grombolan Infectous Arteries, fuihh….nomor-nomor kenangan thrash metal klasik ala Sepultura makin membuat bulu kuduk para thrasher malam itu berdiri, dan menjadikan arena “dogem” itu menjadi liar dan brantakan namun tetap having fun.

Dan acara yang penuh nuasa kegembiraan,keceriaan penuh dengan aksi headbang,pogo,slamdance dan sing along ini akhirnya ditutup oleh penampilan band tamu dari Jakarta yakni Divine. Band Thrash Metal yang sudah menghasilkan full album ANGER THY GIVETH yang beraroma thrash metal ini, pada event Thrash Metal goin Mad ini special mendapatkan wahyu untuk membawakan nomor-nomor dari salah satu mbahnya Thrash Metal, yakni Slayer. Tidak kurang 7 nomor-nomor wajib dari Slayer mulai dari South of Heaven sampai teriakan lagu perang War Ensemble serta lagu-lagu klasik dari Slayer lainnya mampu membawa aura kengerian ala Slayer dalam atmosphir akasaka music club ini yang disambut hangat dengan segala aksi khas penikmat musik thrash metal oleh crowd yg berserakan. Dan tepat pukul 23.00 aksi Divine menutup keceriaan ala thrasher ini dalam event Thrash Metal Goin Mad.

Senin, 22 Maret 2010

THRASH METAL GOIN’ MAD


Kalau mendengar nama band seperti Metallica,Slayer,Kreator,Antrax dan lainnya pasti kita sudah langsung terpikir salah satu dari gendre musik metal . Ya benar Thrash metal begitulah gendre ini disebut yang merupakan salah satu subgenre dari musik Heavy Metal. Thrash metal pertama kali dikenal sebagai salah satu genre dari musik metal dimulai pada akhir tahun 70 an dan awal tahun 80an, ketika beberapa band heavy metal memadukan unsur musik speed metal dengan riff dan melody dari traditional heavy metal.

Thrash metal (terkadang disingkat menjadi thrash), sering juga dijelaskan sebagai sebuah extreme metal subgenre dari heavy metal yang berciri memiliki tempo yang cepat dan agresiv. Lagu-lagu thrash metal biasanya menggunakan stem gitar nada rendah dan perkusi yang cepat. Lirik-lirik thrash metal sering mengangkat tema masalah-masalah sosial menggunakan bahasa yang kasar dan mendalam, sebuah pendekatan yang sebagian mirip dengan genre hardcore. Band "Empat Besar" atau "Big Four" thrash metal adalah Anthrax, Megadeth, Metallica, dan Slayer, yang secara bersama-sama dan mempopulerkan genre ini diawal tahun 1980-an. Ada pula yang mengatakan bukan lagi "Empat Besar" tetapi menjadi "Lima Besar" Megadeth, Slayer, Exodus, Pantera, and Metallica. Di Eropa style ini dibawa oleh tiga band asal Jerman, yaitu Kreator, Sodom, dan Destruction. Testament dan Exodus dari San Fransisco, Overkill dari New Jersey dan Sepultura dari Brazil.

Sebelum gempuran subgender metal seperti Death Metal dan sejenisnya sekarang ini, masyarakat pencita musik metal lebih dulu dikenalkan pada gendre Thrash Metal ini. Demikian halnya dengan masyarakat pencinta musik metal di Denpasar (Bali). Hingga banyak band-band Death Metal besar yang terinfluance dengan band-band dari Thrash Metal ini.

Dan kini untuk mengenang dan penghormatan terhadap Thrash Metal ini pada tanggal 27 Maret 2010 akan diadakan sebuah hajatan musik metal yang bernama THRASH METAL GOIN’ MAD yang akan diadakan di Akasaka Musik Club mulai pukul 18.00 s/d 23.00 dengan HTM Rp.25.000. Acara yang diprakarsai oleh musickita produktama ini akan menampilkan 6 (enam) band yang masing-masing akan membawakat a tribute dari band-band thrash metal dunia. Keenam band tersebut adalah Divine ( band thrash metal dari Jakarta) yang akan membawakan lagu-lagu dari SLAYER, Debtor dengan lagu-lagu dari RDP dan SODOM, Infernal Desire dengan atribute dari ANTRAX, Asyura akan mengiringi nomor-nomor dari KREATOR dan SEPULTURA akan dipersembahkan oleh band Infectous Arteries serta band Cyber Machine akan menyuguhkan tembang-tembang dari METALLICA.

Kamis, 11 Maret 2010

Dinamika dalam Negara Kesatuan Republik Metal ( Bali)


Sering terdengar selentingan, kenapa sih scene metal di Bali sulit bersatu atau katanya scene metal Bali pecah ya….Sebenarnya apa sih yang terjadi dalam scene metal di Bali?. Kalau dari sudut perspektif penulis ( dan tentu saja banyak perspektif dari rekan yg lain), sebenarnya tidak ada yang salah dari scene metal Bali ini. “Perpecahan” yang terlihat dari luar sebenarnya itu hanyalah sebuah dinamika dalam kehidupan sebuah komunitas ( scene). Sebagaimana halnya sebuah komunitas lainnya, ketika berkumpulnya beberapa orang dengan berbagai macam kepribadian,kemampuan serta pikiran yang berbeda-beda didalamnya akan selalu muncul sebuah dinamika atau pergerakan. Demikian halnya dengan komunitas metal di Bali, kalau pada awal kemunculannya tahun 90an dengan jumlah anggotanya masih bisa dihitung dengan jari, kekompakan dan kesatuannya memang sangat terasa, hal ini lebih desebabkan karena kuatnya ikatan emosional yang didasari oleh hoby / kesukaan dan kecintaan yang sama terhadap music metal disamping karena masih minimnya informasi akan music metal ini yang menyebakan jg makin erat dan saling membutuhkan antara satu anggota dengan anggota yang lainnya, baik itu dalam hal untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan music metal,peredaran kaset-kaset terbaru ataupun isu lainnya.

Dan ketika informasi yang didapat tersebut terasa kurang dengan apa yang mereka harapkan, sebagian anggota akan mencoba menggali dan mencari sendiri informasi tersebut, dan dengan sendirinya meraka akan secara otomatis mampu membuka link atau koneksi dengan komunitas luarnya. Makin banyaknya informasi yang diserap serta makin luasnya link yang mereka dapatkan, akan mampu menumbuhkan keinginan yang kuat untuk lebih berkembangnya pemikiran mereka dan akan menimbulkan kecendrungan untuk membuka peluang munculnya kelompok-klompok atau komunitas lainnya. Makin terbukanya informasi serta linknya tersebut juga akan memberikan peluang bagi mereka yang memiliki pemikiran yang kreatif yang mampu membaca peluang yang ada baik itu kearah peningkatan kemampuan akan bermusiknya, kemampuan utk mengembangkan sebuah event organizer ataupun membaca peluang akan bisnis merchandise dari komunitas ini atau pun keingan untuk mengembangkan kemampuan artwork sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan dunia metal ini.

Lebih-lebih diera globalisasi dan berkembangnya dunia informasi tehnologi (IT) lewat jejaring internetnya sekarang ini. Semua orang mampu mengakses informasinya secara luas dan bebas yang secara otomatis akan semakin meningkatkan dinamika dan pergerakan komunitas ini. Setiap orang tanpa batasan usia dengan nyaman mampu berhubungan dengan komunitas luarnya tidak saja dengan sesama pencinta music metal namun juga mampu berinteraksi dengan band-band metal local ataupun mancanegara lainnya. Link dan koneksitas akan semakin terbuka lebar dan ini akan menumbuhkan rasa percaya diri serta kemapuan dari mereka yang tekun dan memiliki keinginan kuat untuk maju dan berkembang.

Perkembangan dunia informasi ini juga akan membuat perkembangan dan pergeseran daya pikir,nalar,ataupun pergeseran paradigma yang melekat dalam dunia underground umumnya. Kalau dulu sering kita dengar jargon-jargon “fuck mayor label” atau “fuck mainstream” ,kini jargon-jargon itu hampir sudah tidak “senyaring” dulu terdengar. Karena sekarang sudah semuanya terbuka lebar dan tidak ada yg mampu menahan, indie/major atau mainstream sekarang sudah jadi sebuah pilihan. Karena keduanya tersebut sudah memberikan pilihan terhadap pemasaran dari hasil-hasil karya yang diedarkan. Baik itu lewat media internet,media konvensional atau media komunikasi lewat RBT dan lainnya.Bahkan lewat duni maya ini sebuah band secara tidak langsung mereka mampu dengan sendirinya berlaku secara go international, karena dengan mempublish hasil karya mereka lewat internet, secara otomatis hasil karya tersebut dapat dinikmati pula diseluruh penjuru dunia. Pun halnya dengan sebuah “Bisnis” baca sponsor (apapun itu bentuknya) yang diperlukan dalam sebuah event adalah suatu pilihan juga, karena dalam kehidupan ini tidak bisa kita lepaskan dengan kepentingan uang atau bisnis


Demikian halnya dengan factor usia,tidak ada yang mampu menghalangi sebuah komunitas untuk berkembang, tidak ada batasan tua ataupun muda yang menjadikan alasan sebuah komunitas tersebut menjadi mandeg. Karena yang diperlukan disini adalah sebuah toleransi dan kebersamaan ( kebersamaan disini tidak mesti selalu bersama-sama dalam satu kelompok2),karena dalam dinamika cairnya komunitas ini tentulah akan mencari alurnya masing-masing. Perbedaan pendapat,pandangan,prilaku adalah suatu yang wajar terjadi dan yang penting adalah adanya saling support dan saling menghargai dari masing-masing kelompok tersebut. Dan seyogyanya dalam sebuah kedewasaan berpikir, sebuah perbedaan pendapat atau wacana bisa kita kupas dengan sangat kritis (meski dengan caci maki sekalipun) dengan tanpa memaksakan sebuah pembenaran dan tanpa unsur SARA.


Dari perspektif diatas jelas terbaca bahwa tidak ada perpecahan dalam komunitas metal ini yang ada hanyalah dinamika yang menuju perkembangan dan keanekaragaman dan semuanya masih tetap dalam suatu kerangka Negara Kesatuan Republik Metal

Senin, 22 Februari 2010

Moel …madness,death metal and idealisme (man behind the scene part II)


Kalau setahun lalu saya mengulas profil seorang Yankky sebagai orang yang paling layak masuk dalam history bawah tanah (music metal) Bali dalam http://1921balicorpsegrinder.blogspot.com/2009/02/man-behind-scene.html ,dan kini setelah penelusuran kembali histori,hirarki yang paling hakiki terhadap pergerakan scene metal Bali mulai dari lahirnya era awal 90an ,baru saat ini saya berani kembali memunculkan turunan berikutnya setelah Yankky yang akan saya masukan dalam profil man behind the scene part II, bagaimana tidak krn ini menyangkut kredibilitas dari tulisan akan profil yang memang benar layak untuk dibedah dalam rubric ini.

Berawal ketika awal tahun 90an masuk dalam kubangan neraka jahanam 19-21 saya sempat berkenalan dan bergaul dengan anak sma kala itu yang memiliki attitude metal yang sangat mumpuni mulai dari life stylenya, dandanan metalnya,tingkah polahnya,wawasan akan music metal itu sendiri sampai totalitas performnya dipanggung kala membawakan lagu-lagu metal mulai dari tribute mbahnya thrash metal yakni Slayer sampai old school death metal dari Unleashed yang merupakan favorit lagu yang sering dia bawakan bersama bandnya tersebut dalam gig, mulai dari panggung perpisahan sma,ulang tahun muda mudi sampai festival2 lainnya.

Sedari awal Profil orang ini memang sangat paham akan falsafah hidup matinya sebuah scene underground , ya selain menekuni style,prinsip maupun konsep sebuah band death metal (mulai dari filsafatnya, lyric,structure music dengan segala progresivitasnya) dan tentunya juga paham DIY serta pentingnya pelebaran link-link serta koneksitas yang mesti dibangun untuk tumbuh berkembangnya sebuah scene metal (underground) termasuk didalamnya kelangsungan hidup sebuah band metal sangat dia tekuni.

Sampai suatu ketika pada tahun 1995 dia dipercaya sebagai salah satu band pembuka konsernya Sucker Head yang diadakan olah anak-anak Ekonomi Udayana. Demikian halnya ketika pada tgl 20 Oktober 1996 beberapa grombolan band death metal,Thrash metal,black metal,grindcore,hardcore punk papan atas dari bawah tanah jawa untuk pertama kalinya menginvasi tanah bawah Bali, ya lewat EM Enterprise dia menghadirkan Grausig, Betrayer (Jakarta), Jasad, Dajjal, Sacrilegious, Total Riot (Bandung) dan Death Vomit (Jogjakarta) yang beradu kengerian dengan band-band metal,punk,hardcore Bali dalam ajang Total UYUT dan konser seharian yang diadakan di GOR Ngurah rai ini sukses menyedot sekitar 2000 orang music mania Bali. Dan sebagai timbal baliknya serta lewat link dan jaringan scene metal ini pula dia bersama bandnya mendapat kehormatan sebagai satu-satunya band metal Bali yang diundang utk maen dalam event Metal besar di Jakarta kala itu.

Pun dengan semangat DIY nya orang ini bersama bandnya pada tahun 1997 mampu merilis sebuah full album dg judul Offerings to Rangda,sebagai salah satu album fenomenal dikalangan scene metal Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya. Dalam album ini, dia mampu menunjukan sebuah taksu kekuatan Metal dari Tanah bawah pulau Dewata Bali...sebuah hasil karya masterpeace yang sangat maximal dari sebuah pergerakan Death metal Indonesia!!...pengabungan dan perpaduan nada pantatonic Etnic Bali dengan kebrutalan yang luar biasa menjadikan Band yg digawanginya tidak bisa dipandang oleh sebelah mata dijajaran scene metal Nasional. Hingga untuk berikutnya berbagai tawaran event metal serta recording nasional mulai meliriknya ,mulai dari kompilasi Metalik Klinik sampai full albumnya sendiri. Dan masih banyak lagi dedikasi dari orang ini terhadap perkembangan scene metal di Bali dan Indonesia umumnya.

Fuiihh…trus siapakah profil orang ini yang dimaksud?...fuck yeahhh ya memang tiada lain dialah “Moel Madness” yang selama ini kita kenal sebagai front mannya band Eternal Madness.

Dan berikut ini beberapa sedikit ungkapan dari kegelisahaan seorang madness yang sempat terekam dalam sebuah interview dengan Bali corpsegrinder :

1.Enken kabare ( bagaimana kabarnya moel)?

Baik………….

2.Apa aja kegiatannya sekarang,? :

Ya seperti biasa,recording mixing,mastering,.and lagi nyari2 ide buat materi album baru......................
.
3.Sekian lama pernah menghilang dari peredaran kemana dan ngapain aja, bisa ceritakan scara ringkas?:

Wah panjang ceritanya,.setelah EM selesaikan album ke 3 abad kegilaan,aku berangkat kegermany buat belajar dan kerja di studio recording yg bernama hell sound,dan aku juga bikin side project band gothic metal dgn nama cosmicdream,.then aku kembali buat nerapin ilmu2 metal yg kudapt di indonesia,...........................

4.Bagaimana menurut kamu perkembangan scene metal Bali dan Indonesia sekarang ini ?

Kalo di Bali sekarang perkembangannya edan bagus dan keren banget,dibanding awal tahun 2000an apalagi dibanding era 90an,.sekarng di bali gak susah nyari band bagus,.hampir rata2 band yg berani maen metal mereka punya skill yg cukup memadai buat maen musik metal,dibandingkan dg era 90an dulu. Dan karena saat ini informasi tentang metal sangat mudah di cari,.dengan demikian sebuah band bisa lebih terarah ke profesionall


Apa aja yg membedakannya?

Di era 90 an ada beberapa dekade,.yaitu dekade gelegar music atau dekade 1921 trus decade “transisi” dan dekade underdog state. Pada dekade 1921 band metal masih bisa dihitung dgn jari,..namun kemampuan serta skill yg dimiliki serta pengetahuan tentang permetalan bisa dipertanggung jawabkan di stage,.namun saat itu blom banyak band yg berani tuk bikin karya sendiri,jd kbanyakn band masih jd cover dr band2 yg disukai. Pada dekade “transisi” berikutnya band metal makin berkembang lagi dan semakin jadi trend,.muncul band2 metal dgn aliran2 yg berbeda yaitu black metal,.dan death metal band juga makin bertambah jumlahnya namun sayangnya tidak di barengi dgn kualitas maen serta skill standart metal,.istilahnya baru belajar gitar dan bisa teriak2 dikit sdh berani maen metal,.masa itu boleh di bilang masa2 penurunan kualitas dr band2 metal dibali. Dan pada akhir 90 an adalah dekade underdog state,.dimana komunitas metal mulai terbuka dan memiliki hubungn akrab dgn genre music laen sperti punk dan HC,dan dekade ini adalah dekade pembelajaran yang mana setelah dekade underdog ini melahirkan generasi yg saat ini jd pionir di panggung2 metal bali

5.Katakanlah sebagai seorang "soundman", gimana soud2 yg muncul dari band2 death metal luar sekarang, trus dibandingkan dg yg di bali/indonesia gimana perbandingannya (trutama saat live dan recordingnya)

Ya sangat jauh lah,.klo equipment sebenarnya ya sama saja,.yg membuat berbeda adalah SDM nya,.diluar anak metal sdh terbiasa untuk memilih sound dan karakter sesuai dagn type permaenan mereka,sedangkan di indonesia anak metal kadang blom tau type permaenannya sendiri,.so gimana mo bikin sound yg bagus or benar?sdgkan buat di panggung gimana mo bikin sound bagus jika EO yg ngadain koncert juga ga nyediakan sound yg memadai?????seharusnya klo bikin metal gig mesti di perhitungkan seberapa besar daya buat ruangan yg akan di gunakan untuk pagelaran dan besarnya daya tsb mesti sesuai dgn besarnya ruangan,.jika semua itu sesuai dgn kapasitas so pasti sound yg di hasilkan bakal bagus sehingga yg maen nyaman yg nonton juga nyaman,.

6.Demikian halnya sbg sebuah industri (bisnis) gimana arah dan perkembangan death metal ini skarang?

Sama saja jika masih banyak anak metal yg rip off alias penipu yg lbih berbahaya lg yg sok senior, tua atau muda yg sok tau metal,.industri music metal ga akan berkembang jika anak metal sendiri belum bisa menghargai band metal,yah simple aj,.dgn membeli ticket pd konser,label bayar royalty band,EO kasih band fee manggung yg sesuai dgn kapasitasnya,

7.O ya gimana kbr dan perkembangan terakhir dari Eternal Madness ?

Hingga saat ini baik2 saja,.lg konsen buat bikin materi baru

(…. wah bakalan seru dan jadi album metal yang paling ditunggu oleh public metal Bali dan Indonesia tentunya ini….)

8.Apa yg membuat kamu brani total hidup mati di jalur metal ini?

Ya kebetulan aku ga bisa yg lain selain di dunia music metal ini,.ga tau lg klo ad yg mo ajak aku buat bikin project music pop,.huahahaha

9.Pesan dan kesan utk scene metal generasi sekarang?

Kurangi minum susu,.kurangi minum arak,.kurangi merokok biar ga cepet tua,.huahahaha

Senin, 01 Februari 2010

“Metal in Ajeb-Ajeb”


Akasaka,…mm kalau dengar nama ini pastilah masyarakat awam diseputaran Denpasar, lebih2 para cluber ataupun penghoby karaoke sudah pada tahu dan langsung mengasosiasikan tempat macam apa ini. Oh oh..,memang benar Akasaka merupakan salah satu tempat one stop entertainment kususnya dengan sajian music club dan karaokenya, namun dalam kesempatan ini kita tidak akan membahas lebih lanjut tentang tempat ini (atau kalau pingin lebih tau lagi bisa diakses dalam : http://akasaka-bali.com/

Trus kenapa dan apa hubungannya musik metal dengan lingkungan ajeb-ajeb ini??. He..he..he…ya,,kelau dalam ajang Bali Death Fest kemarin band Rezume sukses menjalankan “langkah progressive” dengan membawa “hiburan ajeb-ajeb” naik kedalam stagenya. Kini bahkan lebih “progressive” lagi musik metal ( metalcore,grindcore,deathmetal) bersama genre musik lainnya akan dibawa masuk dan menginvasi kedalam “sarang ajeb-ajeb” ini.

Ya, karena di Akasaka music club ini di selama bulan Februari , dalam tiap minggunya akan diadakan sebuah hajatan live music yang bertitle DENPASAR HOT MUSIC 2010 (DHM 2010) , yang akan menampilkan band-band dalam berbagai gendre mulai dari classic/progressive rock,ragae,ska sampai metal/core/grindcore/death metal. Untuk metal ini akan diwakili oleh kontingen dari INFERNAL CORPSE, DURHAKA, FORSAKEN OF TRUTH, GARIS KERAS, MAKE THEM SUFFER, BLOOD SHIT NATION, DEBTOR, ASYURA,BORN BY MISTAKE,INFECTOUS ARTERIES serta band Metal lainnya yang akan tampil bergantian tiap minggunya. Ehemm…Event DHM 2010 ini sepintas mengingatkan kita pada masa 90an lalu akan event regular mingguan yang bernama SUNDAY HOT MUSIC (SHM) yang juga sukses menampilkan band-band berbagai gender, dan untuk Metalnya hampir seluruh band metal kala itu dapat mencicipi semaraknya event tsb ( mulai dari band ETERNAL MADNESS,TRIPLE SIX,SPARATIS,DEBTOR,BEHEAD dan band metal lainnya)

Fenomena tampilnya band-band Metal dalam ajang diluar lingkungan gig/event yang khusus Metal kini makin marak kembali terjadi, seperti event hellbastard bali fest yang sebelumnya sukses diadakan ditempat pameran, maupun dievent DHM 2010 ini yang diadakan di lingkungan club/ ajeb-ajeb. Yup memang apapun itu setiap usaha untuk membangkitkan dan menghidupkan acara-acara yang memberikan ruang pada band-band metal untuk unjuk gigi tetap harus kita support tanpa memandang siapa dan dimana penyelenggaraan acara tsb.
Dan kalau dulu angan kita akan masuknya music metal kedalam café/club telah menjadi kenyataan, dan kini tidak mustahil lagi setelah masuknya music metal kedalam sarang ajeb-ajeb ini, tempat/ruang karaokenya nanti bahkan bisa-bisa disusupi oleh musik metal (deathmetal,grincore dll)krn dibeberapa hall karaoke juga sudah disusupi oleh musik metal/gothic dll.... Hee..he..he…bisa kita bayangkan kalau ini nanti terjadi para deathrasher masuk kedalam room karaoke,memesan berbagai minuman alcohol dengan didampingi oleh PL (pemandu lagu) atau mungkin nanti namanya PG (Pemandu growl/guttural) nan sexy putih bahenol dengan pakaian yang super minim, menggambil remote dan tentunya memilih list lagu dengan title Effigy of the Forgotten – Suffocation….arrrggghhhhhh hell yeahhh…what the fuck…

Rabu, 23 Desember 2009

Progressive


Langkah maju dalam bermusik itu adalah bagian dari “Progressive” ….( sebuah catatan menjelang akhir tahun)

…..apa sih yg dimaksud musik progressive itu?? Itulaha salah satu pertanyaan singkat padat dan akurat yg terlontar dari salah satu pesakitan peserta diskusi bareng 19-21 dengan topic music progressive dengan nara sumber Bapak Ade Karang,yang berlangsung beberapa minggu lalu. Dan dari penjelasan beliau musik progressive itu berasal dari kata progress yang artinya kemajuan. Jadi progressive yang ditekankan disini adalah pikiran/langkah maju yang diambil oleh musisi terhadap suatu aliran musik yang mereka lakoni.

Dalam jaur rock, musik progressive ini dipelopori oleh band macam Rush,Pink floyd etc. Musik rock yang mereka mainkan banyak mengambil inspirasi dari berbagai aliran musik macam rock,jazz,klasik,tradisional dan musik lainnya. Selain struktur musik yang mereka mainkan lebih maju dari musik yang berkembang pada jamannya itu dengan teknik permainan musik yang beragam dan penuh variasi dan skill, ritme yang tidak konvensional, tema-tema lirik dalam lagu yang mereka ciptakan juga saling terkait dan saling berhubungan dan menyambung dari satu lagu ke lagu berikutnya yang terbingkai jadi satu alur cerita dari awal sampai akhir dengan durasi lagu yang melebihi normal.
Dan semuanya itu terintegrate dan menjadi ciri umum dari musik progressive itu sendiri seperti halnya jg yang terlukis dari band generasi berikut macam Dream Teather.

Trus bagaimanakah dengan musik Death Metal terhadap unsur progressive ini?, Kalau dari basic dari makna yang terkandung dari musik progressive itu yakni langkah/pemikiran maju, maka dapat kita ambil benang merahnya, bahwa musik death metal ini adalah murupakan musik progressive juga. Karena musisi death metal ini telah mengambil langkah maju atas musik metal yang ada. Mereka telah memainkan musik metal dengan lebih kencang,vatiatif dengan beat-beat gitar /bass serta gempuran drum dengan doble pedal/bass drumnya serta eraman growl vocal yang tidak lazim dan liryc2 lagu yang menggambarkan kengerian,kematian dan aroma gelap lainnya. Dan langkah progressive dari metal yang selangkah maju menjadi death metal pada perkembangan berikutnya trus bergerak maju pada turunan dari musik death metal tsb, yakni kearah progressive musik brutal death metal, teknikal death metal sampai slaming death metal dan lainnya. Bahkan sudah banyak band-band death metal yang menyebut aliran mereka kedalam progressive death metal seperti band Psycroptic yang belum lama ini sempat singgah juga ke Jawa dan Bali.

Demikian halnya dengan perkembangan musik Death metal yang terjadi di bawah tanah scene metal Bali. Begitu kayanya unsur kesenian tradisional baik itu seni tari,kidung,maupun musik/gambelan yang terbalut dari budaya Bali dan telah menjadi bagian hidup masyarakat bali sejak dulu sangatlah membuka jalan untuk tumbuhnya musik progressive ( metal) di daerah budaya ini. Bahkan dengan tegas bisa kita lihat bahwa aliran musik yang begitu kental dan sangat dekat dg unsur gamelan Bali yang memiliki tempo yang cepat adalah musik metal.

Dan langkah progressive terhadap musik death metal sebenarnya telah lama juga dilakoni oleh musisi death metal Bali. Bukti nyata ini bisa dilihat dari beberapa hasil karya fenomenal dari Band Eternal Madness. Bagaimana tidak langkah progressive ini telah jauh meraka lakoni mulai dari awalnya perkembangan music metal (death metal) di bawah tanah bali yakni era awal 90an. Bukti ini bisa dilihat dari album perdana mereka yakni Offerings to rangda maupun album mereka beriktunya. Dari struktur musik yang mereka mainkan telah memasukan unsur budaya dan etnik bali, baik dari unsur gambelan, kidung maupun unsur pantatonik budaya bali lainnya yang mereka kemas dengan apik lewat permainan instrumet gitar,bass dan ketukan drumnya. Begitu juga dengan lyric lagu yang mereka ciptakan menggandung unsur magis serta bercerita dan saling berkaitan dari satu lagu ke lagu berikutnya yang terlukis bagai cerita kehidupan manusia di bumi ini dengan berbagai amarah,emosi,durja dan benci yang berakhir dengan kidung kematian ( pelebon). Yang mana kisah dan cerita berantai dari satu lagu ke lagu berikutnya dalam satu album tersebut sama seperti yang telah dilakoni oleh band-band progressive dunia macam Pynk floyd ataupun Dream teahter.

Dan semoga saja langkah progressive yang dijalani dari dulu oleh band Eternal madness ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan terus oleh mereka dan menjadi inspirasi oleh band-band generasi berikut di bawah tanah Bali dan nusantara ini.

Senin, 14 Desember 2009

Dari Metal Blast ke Bali Death Fest


Public Metallion Bali di bulan Desember ini benar-benar akan dimanjakan hasrat, nafsu dan dahaganya akan event-event metal berkelas, bagaimana tidak setelah di bulan Nov. sebelumnya Infectous Arteries sukses dengan event lounching album bersama band Trojan dan kawan-kawan, kini di minggu ketiga tepatnya tgl 19 Desember 2009 akan diadakan hajatan Metal Blast Compilation grand lounching, yang akan diadakan di Pantai utara (Pantura) Tanjung Benoa. Tidak kurang 18 band Metal akan meramaikan ajang ini. Hajatan ini termasuk besar dan penting maknanya bagi riuh riah perjalanan scene metal Bali, karena diadakan oleh anak-anak scene metal yang ada di daerah Tanjung, Hal ini disebabkan karena nama daerah Tanjung ini tidak hanya sudah begitu mendunia dengan lingkungan pariwisatanya ( terutama wisata baharinya), namun lebih dari itu bagi sejarah pergerakan metal di Bali daerah ini juga begitu besar peranannya, karena disini juga banyak terlahir dan bertumbuh para pejuang-pejuang metal yang amat sangat militant mulai dari jaman “Animisme” dulu sampai masa “Killer insting dan Durhaka” saat ini. Oleh karena itu tidak ada suatu alasan untuk tidak berkunjung dan berpesta bareng dalam event yang penting ini dan skaligus diadakan ditempat / daerah bersejarah dan oleh anak-anak scene metal yg militant dan masuk katagori “kati bangke” ini.

Dan mengawali tahun baru 2010 tepatnya tanggal 3 January , Scene metal Bali dan Nusantara akan kembali disuguhkan dan digemparkan oleh gawean besar yang dimotori oleh anak-anak Bali Metal Sindikat yang bertitel Bali Death Fest. Bagi scene Metal Bali event ini akan memberikan kesempatan dan ruang untuk bisa saling berkumpul,berpesta dan beradu kengerian sambil merayakan tahun baru tidak hanya dengan sesama kerabatnya di Bali namun juga dengan beberapa komunitas metal dari luar Bali, yang menjadikan ajang Bali Death Fest ini sebagai media untuk bermetal vacation sambil merayakan tahun baru di Bali.

Pada ajang besar nan berbahaya ini akan disajikan tidak kurang dari 26 Band Metal ( kususnya Death Metal dan Grindcore beserta turunannya) yang dibagi dalam 7 (tujuh) band kloter dari perwakilan bawah tanah Jawa mulai dari Jakarta sampai Lumajang dan akan dijamu oleh 19 Band Metal dari tanah bawah Bali mulai dari Denpasar sampai Tabanan. Besar harapannya event Bali Death Fest ini akan jadi salah satu barometer pergerakan komunitas metal di Bali yang akan berbicara banyak dalam kancah scene Metal Nasional bahkan Dunia. So …jangan sampai dilewatkan sekejap matapun dua event berbahaya ini karena event ini akan mampu menyebarkan kengerian pada scene Metal Nasional dan Dunia serta akan menunjukkan bahwa Scene Metal Bali memang terus berdetak kencang serta tidak perlu diragukan dan ditakuti lagi eksistensi dan persaudaraannya...... mulai dari Metal Blast ke Bali Death Fest

Selasa, 17 November 2009

Soundrenalin 09..ketika metalmania berbaur dengan musicmania lainnya….


Jimbaran 15-11-09
Setelah sebelumnya sempat tersiar isu (entah dari mana sumbernya) akan adanya boikot acara Soundrenalin 09 ini, hingga memaksa pihak penyelenggara untuk menklarifikasi isu tersebut menjelang hari H nya, akhirnya perhelatan live music yang kali ini mengambil tema “Lead the Beat” ini terlaksana juga dengan sukses.

Aroma event besar ini sudah tercium mulai dari By pass Ngurah Rai sampai dengan di sekitaran daerah bukit Jimbaran, dengan banyaknya konvoi kendaraan maupun massa yang bergerombol disepanjang daerah bukit , berkibarnya umbul-umbul dan panji-panji kebesaran acara sampai kemacetan dan antrean panjang calon penonton ( ha33..ya karena sebelum jadi penonton harus melewati fit & proper tes dulu, kalau tanda pengenalnya masih menunjukan usia 18 thn kebawah dijamin bakalan tidak diterima menjadi penonton….ughh kasian jg kenapa utk bisa menikmati acara ini mesti nunggu umur 18 tahun??) dan ketatnya penjagaan tidak hanya pada pembatasan usia juga termasuk pemeriksaan barang-barang berbahaya termasuk juga alcohol..( walau akhirnya di dalam venue aroma alcohol banyak juga terundus dari beberapa penonton).

Sampai keareal dalam GWK sekitar pukul 17.10, kami di suguhkan dg pilihan 4 (empat ) stage dalam 3 area ruang yang berbeda yakni Festival park, Lotus pond dan Amphitheatre Stage. Dan tentu saja kami tertuju pada Festival Park, karena di dua stge itu akan tersaji beberapa band keras macam Seringai,Koil dan BurgerKill. Uhgh dari schedule yg tertera dalam tiket nampaknya kami harus kecewa karena sudah tertinggal beberapa band (termasuk Seringai, itu kalau memang tidak ada perubahan schedule !! ) namun rasa kecewa itu nampaknya sedikit keliru, karena beberapa saat kemudian sang mc menyebutkan nama seringai yang akan tampil berikutnya. Ya benar saja para serigala jantan itu akhirnya muncul dan langsung saja membakar stage 1 itu dengan sajian membakar Jakarta. Hingga tak kuasa sebagian para jemaah srigala menyambutnya dengan setengah pemanasan. Mm..kondisi ini sampai juga mengusik ketenangan si gigox parau dg bisikan pada kami “kurang brutal” ya crowdnya. Ha..ha..ha..dan sedetik kemudian nampak keliaran para srigala mulai memanas dan menggila dg diringi provokasi dari sang vocalis arian 13 agar masa serigala yang sudah makin memanas tersebut bisa berbuat lebih “rusuh” lagi biar para aparat penjaga lebih sedikit deg-degan dengan situasi crowd yg makin liar dan menggila yang berturut-turut disuguhi dengan sajian nomor2 high octane rock, mulai dari membakar Jakarta,citra natural,individu merdeka dll, arrghh karuan saja aksi banging,pogo,moshing hingga circle pit pecah juga dalam kerumunan massa sore itu, ya lumayan membikin memanas dan terbakar kumpulan massa yg sdh mulai berjibum dalam kawah tsb.

Setelah lewat band Nanoe Biru,The Upstair, kini giliran kehadiran band yang lahir dan besar di jalur indie yakni Koil, untuk menyakikan lagu perang berikutnya. Langsung saja sajian musik bercorak industrial yg full distorsi sound gitar dan hentakan drummer dan teriakan sang vocal menyuarakan harmoni distorsi mulai dari nomor kritis aku lupa aku luka sampai dg nomor sindiran rasa nasionalisme ala..kenyataan dalam dunia fantasi, Di jeda lagunya si otong sempat juga “mumuji (ha..ha..ha baca mencibir) besarnya ekspos maraknya fenomena musik kacangan ala Kangen Band maupun Kuburan band. Dan diakhir pertunjukannya disajikan atraksi penghancuran gitar pada nomor lagu penutupnya.

Berikutnya setelah band Kotak,J-Rock, dan Pee wee Gaskin lewat, salah satu headleader yang paling dinanti dan di support dengan seringnya teriakan meminta kehadirannya dari acara pada malam itu adalah Burger Kill. Ho oh..what the fuck…kemunculan begundal ini bagai magnet jahat yang menggerakan gelombang rush massa utk merangsek rusuh nan liar didalam kawah itu, ya langsung saja tanpa dikomando aksi headbang,moshing,circle pit, massal serentak terjadi dengan diiringi oleh gemuruh tembang-tembang death/metal core dari burger kill. Besarnya gelombang lautan massa itu tak pelak mendorong sang vocalis untuk stage diving kedalam arus massa tsb setelah akan mengakhiri show mereka. Namun keras dan kompaknya teriakan massa yang meminta mereka untuk melanjutkan kerusuhan ini memaksa mereka untuk memberikan tambahan satu lagu anjing tanah sebagai penutup penampilan BurgerKill pada malam jahanam itu.

Arrghhh…Berada didalam gelobang massa dan merasakan energy maupun undrenalin besar didalam kubangan itu sungguh merupakan panorama dan kerukunan nyata yang menajubkan. Bagaimana tidak aksi brutal nan rusuh dari para metalhead itu sungguh aman dan tentram terjadi didalam keanekaragaman selera music dari puluhan ribu massa music mania lainnya yang ada di areal tersebut. Ugh..semoga kondisi ini akan menjadi catatan tersendiri bagi penyelenggaraan Soundrenalin berikutnya utk dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi kehadiran Band-band Metal ( Death Metal) pada masa-masa yang akan datang.

Rabu, 04 November 2009

DEATH TWICE with PSYCROPTIC


Kuta 4 November 2009,…malam kemarin jl.legian Kuta nampak bergairah dan rame oleh berseliwerannya bule-bule dari berbagai Negara (mm apa ini ada pengaruhnya dengan “promo” tidak langsung dari pembuatan film “Eat, Pray, Love'.yg dibintangi oleh “Menteri pariwisata” yang baru Nyonya Julia Roberts), ah moga aja Kuta dan Bali umumnya makin rame terus pariwisatanya) any way tak terkecuali di sekitaran ground zero atmosphir skitarnya nampak agak sedikit berbeda dengan lingkungan lainnya,diantara lalu lalangnya bule-bule tersebut nampak disisipi oleh grombolan hitam-hitam yang secara sporadic semuanya masuk ke dalam gang popies dan mereka semuanya berhenti dan menyemut di dalam dan disekitaran Twice Bar

Yess bagaimana tidak malam kemarin di Twice Bar adalah jadi malam terjahanam bagi lapisan masyarakat metal bawah tanah Dps,Bali,…karena tiga grombolan berbahaya pulau Bali dari pasukan Rezume,Bersimbahdarah, & Born by Mistake menjamu satu grombolan aggressor dari benoa kangguru yakni Psycroptic.

Arrghhh aura panas dan sesak sudah terasa mulai dari bibir pintu masuknya, massa hitam2 sebagian sudah menyemut didalamnya, namun meskipun panas masuk kedalam Bar laknat itu rasanya tetap kurang afdol kalau tidak ditemani oleh alcohol 5%nya bir bintang dan ,,%nya racikan khasnya twice sambil duduk manis dulu disofa yg tersisa dg pesakitan macam wir,dekbens,decay,komar,dick and many more…..sampai akhirnya perjamuan pertama di buka oleh slaming dari Rezume, ehem band ini kian hari makin menggoda saja permainan dan performnya, mantab. Dilanjutkan dengan band kedua , grombolan grindcore dari “marianto”cs yakni Bersimbahdarah , tidak mau kalah juga dg perform sebelumnya, garang dan sangar”. Penampilan ketiga adalah kontingen Death Metal, Born by Mistake….,Holyshit..berada dilingkungan yg sesak itu dengan hanya mampu “mendengar” saja dan tanpa “melihat” perform musik yang tersaji sungguh tidak elok rasanya hingga memaksa diri bikin coment pada status FB Bali corpsegrinder yakni : oh god “alcohol.kaki,leher,badan gatal pingin pogo,headbang,slamdace,moshing” apa lacur atmospire & spice tidak memberikan kami ruang..oh god berikan kami jalan utk mengekpresikan smuanya itu..” .

Ahh dapat juga ruang dan menerobos ke depan dan langsung “banging” dg sajian sadis dari Born by Mistake, sampai akhirnya tetap bertahan digarda paling depan utk segera berdarah-darah dengan Psycroptic. Tanpa menunggu lama lagi para punggawa Death Metal Tazmania yang ramah dan murah hati ini terdiri dari Cameron Grant (bass), Dave Haley (drum), Jason Peppiatt (vocal), dan Joe Haley (guitar) ini langsung menggebrak dengan sajian brutal progressive death Metal ala Psycroptic yang sebagian besar diambil dari album Ob (Servant) yang sudah dirilis juga di Indonesia. Ughh tidak perlu banyak dikomentari lagi permainan yang penuh hentakan drum torpedo yang melaju berputar penuh skill nan bervariasi diimbangi dengan elemen-elemen teknik death metal dengan iringan riff-riff melodicnya….Haa.haa..haaa …namun sajian ini hanya bisa dinikmati secara visual dari jarak dekat oleh tiga baris massa paling depan dan baris belakangnya cukup menikmati suaranya saja. Aksi headbang,pogo,moshing ditempat dengan penuh energy namun tetap hati2 karena takut kepala membentur ujung bass/gitar personelnya. Yang pasti kali ini tidak ada yang namanya aksi stage diving….he..he..he..ya yalah karena memang tidak ada stage sama skali crowd dan bands sama-sama lesehan dan so fucking clouse……( moga aja si jrinx nanti mau menambahkan sedikit stage paling tidak setinggi pinggang aja dalam Bar tsb). Mengalirnya peluh bak sauna dari crowd dan bands yg semua personelnya tidak mengenakan t-shirt, saking hotnya…sangat jelas terekam…sampai tidak terasah mereka menyudahi perform sintingnya…...ha..ha..ha…so fucking crazy man. Benar-benar sajian yang liar nan menawan…..

Senin, 02 November 2009

PSYCROPTIC…..”Eleggiance to Metal” Indonesian Tour 2009


Rise of scene Metal Bali ( session II)

Gempuran globalisasi ke negeri nusantara ini tidak hanya sebatas pada bidang ekonomi,politik ,sosial, dan budaya saja tapi juga termasuk gempuran terhadap musik metal itu sendiri yang ditandai dengan makin banyaknya band-band metal luar negeri yang memperhitungkan dan memasukan nama Indonesia dalam list/jadwal tournya , hal ini juga dipicu oleh suksesnya konser2 band metal manca negara (semacam napalm death,lamb of god,sodom,kreator dll) dan juga dipengaruhi oleh masuknya indonesia di antara negara2 dunia lainnya dalam rangkaian ulusan/liputan Global Metal karya Sam Dunn and Scot McFadyen.

Trus point apa yang bisa diliat dalam skala scene Metal Bali atas fenomena diatas?? Ya..tentunya scene Metal Bali harus bisa mempersiapkan dirinya jg kalau sewaktu2 diatara band2 metal yang akan datang ke indonesia "berkeinginan" utk singgah/mampir dan konser di Bali. Memang harus diakui kalau dari segi bisnis dalam artian banyaknya tiket serta nilai harga tiket yg bisa dijual utk konser2 sekelas Band metal international "kurang" menjanjikan diadakan di Bali. Tapi siapa sih yang tidak tau pesona Bali di jagad ini??, nah keunggulan nama Bali sebagai tempat singgah/berlibur adalah merupakan modal besar yang dapat digunakan juga utk dapat menggaet band2 Metal dunia utk dapat singgah/mampir/berlibur dan tentunya mengadakan konser dg skala "kecil" model di pub atau dicafe, sebagaimana pernah dilakukan oleh band Punk dunia macam NOFX.

Dan tentunya yg lebih penting lagi adalah kalau band metal luar ini berkeinginan maen di Bali tentu tidak bisa dilepaskan dari adanya E.O dari komunitas Metal di bali itu sendiri yg dapat dipercaya utk bisa bekerja sama dengan E.O utama (Jkt) maupun E.O lainnya yg mendatangkan artis/band Metal manca negara ini ke Indonesia.

Nah untuk menyikapi fenomena gempuran global metal tsb, maka scene metal di Bali mesti solid dan bersatu padu, dan untuk seseon kali ini Band Metal mancanegara yang berkenan untuk singgah ke Bali adalah PSYCROPTIC grombolan band Australian Brutal Progressive Death Metal yang baru saja sukses menggempur tanah bawah Jawa mulai dari Jkt ( bersama dengan ARCh Enamy), Bandung,Solo,dan Malang berama Burger Kill kini akan mampir di TWICE BAR tanggal 4 Novermber 2009 untuk mencingcang scene Metal Bali ( dan tentunya mengunjungi rumah keduanya “Bali” sebagaimana kita tau masyarakat austaralia pada umumnya sudah menganggap Bali sebagai rumah keduanya bagi mereka). Dan untuk kali ini kontingen Band Metal Bali yang beruntung untuk menemani perform mereka kali ini adalah pasukan berbahaya dari REZUME, BBM, dan BERSIMBAH DARAH…………..so be there or be Dead,,,again..and again….

Jumat, 16 Oktober 2009

“WE WERE BORN TO BE CORPSEGRINDER AND GRINDING TILL THE END”



Sebuah catatan kecil pergerakan scene metal Bali)

Musik metal maen di pameran?....anak metal masuk pameran??....holyshit...masih juga ada statement katrox seperti itu muncul dari beberapa begundal yang mengakunya paling metal di jagad raya ini. Memang diera derasnya globalisasi dan gempuran arus informasi teknologi sekarang ini hampir semua akses dengan mudah dimasuki oleh segala macam pengaruh global ekonomi,social,budaya, termasuk didalamnya musik metal. Bagaimana tidak, kalau awal era 90 kala mulainya tumbuh dan berkembang virus musik metal ini menjangkiti sebagian generasi muda Bali, untuk dapat menikmati musik metal ( death metal) secara ekslusif dalam sebuah club, café, di Denpasar ( Kuta ) seperti yang terlihat dalam video2 gig2 di luar negeri adalah sebuah hayalan tingkat tinggi. Namun di era sekarang ini, apa yang menjadi hayalan dulu telah nyata adanya didepan mata kita, musik metal dengan komunitas metalnya telah nyaman berjalan mulus untuk bisa tampil di dalam club2,café, seperti di Jakresto,The Wave, Peanuts club, bahkan Hard rock café Bali sekalipun.

Dan menengok kembali sejarah kebelakang kala masa-masa sulit dari perkembangan musik metal di Bali ini, perjuangan grelia untuk dapat dikenalnya musik metal oleh masyarakat umum adalah sebuah sejarah pergerakan yang tidak bisa kita pungkiri . Bagaimana dulu musik Metal ( Death Metal) dengan tegak menantang susah payah masuk meracuni ajang pentas musik yang ada mulai dari pentas musik di lingkungan banjar (RT) dalam acara bazaar / ulang tahun muda-mudi, perpisahan kelulusan SMA,musik kampus sampai pentas musik yang diselenggarakan dalam ajang pameran.

Dan kenyataannya memang pergerakan ini akan lebih terasa ketika kita mampu meracuni ruang-ruang public yang menjakau lapisan masyarakat umum yang lebih luas macam media Koran,majalah,radio bahkan Tv untuk dapat memberikan sedikit spicenya untuk mampu tampilnya musik metal ke ranah pubik tersebut, dan tidak terkecuali juga pentas-pentas umum macam ajang musik yang diselenggarakan dalam areal pameran sekalipun.

Dan kalau di Jakarta ada ajang agenda tahunan Pekan Raya Jakarta yang juga sering memberikan ruang untuk musik metal ( macam tampilnya band-band deathmetal berkelas seperti Deadsquad dan lainnya) , untuk kali ini di Denpasar dalam ajang pameran yang diselenggarakan diareal pameran central parkir Kuta juga memberikan ruangnya untuk tampilnya band-band metal Bali dalam ajang Hellbastad Bali Fest “Acharity for Sumatra”. Dalam ajang ini selain memberikan ruang kreatifitas utk unjung giginya band-band muda/baru dan band-band yang sudah mapan untuk tampil juga tersirat tujuan utama membawa misi luhur akan solidaritas social komunitas musik metal Bali terhadap musibah gempa yang melanda saudara-saudara kita di Sumatra. Masyarakat umum (moga aja ada pejabat/aparat) yang melihat (termasuk media umum) yang selama ini awam dan kadang terkesan miring penilaiannya akan makin terbuka mata hatinya bahwa dilingkungan keluarga dan sekitarnya tumbuh subur sebuah komunitas musik metal yang didalamnya tercermin nilai-nilai persahabatan,persaudaraan,social,sampai industri kreatif.
So mari kita bersatu padu dan support setiap ajang yang mampu memberikan ruang untuk tampilnya musik metal ini dan demi keajegan scene metal bali karena : …WE WERE BORN TO BE CORPSEGRINDER AND GRINDING TILL THE END

Kamis, 08 Oktober 2009

ERROR SCREAM........................


Ketika terjadi perpaduan empat orang “smiling killer” yang terdiri dari “Wahyu” (sang vocalis yg alim nan murah senyum dari Pekutatan corpsegrinder) yang memiliki deep growl dan scream errornya nan sadis, yang bersandingkan si “Boy “ dengan sayatan gitar nan berat dan memekakkan telinga, nan bijaksana didampingi oleh dentuman cabikan bass dari “Krisna “ yang juga memiliki public speaking yang komunikatif diatas stage serta dipadukan dengan grindingan padat merapat melaju nan penuh inprovisasi dari drummer “Tony” akan menghasilkan sebuah kengerian ornament musik metal serta sound yang berkarakter ala “Error scream”.

Arrrghhhh.....Erorr Scream ya itulah nama sebuah band metal yang terlahir dari bawah tanah scene metal Bali pada tgl 15 Maret 2008 ini mereka sebut . Band yang terifluance oleh beberapa punggawa metal dunia macam Rotten Sound,Terrorizer,Napalm Death,Dying Fetus,Ingrowing,Pantera,Suffocation ini sudah mulai dikelola dengan professional dengan memiliki jadwal shows yang cukup continue yang didukung dengan pemaanfaatan dunia maya utk memperluas link metalnya dan ini bisa terlihat dengan kesuksesannya mereka mendampingi band Deadsquad beberapa waktu lalu di Hard rock cafe. Hingga tidak salah kiranya kalau band metal potensial nan berbahaya ini layak untuk kita recomendasikan pada label / E.O metal yang ada untuk membuktikan "realisan" maupun "perform" sadis mereka.

Untuk membuktikan eksistensi dan dedikasi mereka dalam kawah metal jagad ini , mereka saat ini lagi prepare & recording karya-karyanya untuk album pertamanya, disamping sebelumnya telah terlibat dalam berbagai proyek kompilasi macam “indie bettle compilation, green monster, serta metal blast yang beberapa waktu lalu sdh dilounching di peanut club Kuta.

Dan sebagai bagian dari masayarakat metal Bali ini, mereka juga memiliki rasa keperdulian terhadap sesama sebagaimana yang terlukiskan dari lagu-lagu yang mereka miliki maupun yang tertanam dalam jiwa metal dari masing-masing punggawa metal ini. Demikian juga dengan rendah hati mereka bersedia ikut terlibat ketika ada ajakan untuk berpartisipasi dalam event HELLBASTARD BALI FEST "A CHARITY FOR SUMATERA" dan akan tampil dalam season I ( tgl 9-10-2009). Untuk mengenal lebih dekat dengan grombolan ini bisa di simak dalam http://www.myspace.com/errorscream

Senin, 05 Oktober 2009

HELLBASTARD BALI FEST "A CHARITY FOR SUMATERA"


Bencana gempa memang datang tak terduga dan tidak bisa kita prediksi kapan dan dimana akan terjadi, seperti halnya yang dialami oleh saudara-saudara kita di daerah Padang , Sumatra Barat. Ribuan nyawa melayang dan tak ternilai lagi berapa hartabenda luluh lantah oleh bencana ini.Dahsyatnya akibat yang ditimbulkan ini menumbuhkan rasa persaudaraan dan kemanusiaan dari berbagai elemen masyarakat di dalam negeri maupun di penjuru dunia. Berbagai cara dilakukan untuk dapat meringankan beban yang dialami oleh masyarakat di daerah bencana tersebut.

Demikian halnya dengan ‘masyarakat’ bawah tanah scene Metal Bali ikut merasa tergugah akan penderitaan yang dialami oleh saudara-saudaranya di daerah bencana tersebut. Mereka ingin menujukan bahwa scene Metal Bali juga memiliki rasa kepedulian social yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya dan ini akan ditunjukkan lewat hajatan HELLBASTARD BALI FEST; "A CHARITY FOR SUMATERA" yang akan diselenggarakan di areal pameran Prosia di central parkir Kuta ini mulai dari Tgl 9, 16, 23, 31 Oktober 2009. Dimana dalam tiap live musik Metal ini selain akan digugah rasa kesetiakawanan social oleh masing-masing band pengisi acara juga akan dibuka kotak sumbangan amal bagi para metallion penikmat musik ini untuk dapat menyumbang secara sukarela untuk saudara-saudaranya di daerah Padang, Sumbar. Yang mana dari sumbangan yang terkumpul selama event ini akan disalurkan pada pihak/dinas yang berkompeten dalam hal ini.
Begitu besarnya niat luhur dari scene Metal Bali yang tertanam dalam event ini, menggugah juga legenda bali rock alternative yang dalam perjalanan awalnya di era 90an juga aktif dalam komunitas metal (19-21) dan tidak asing dengan musik metal ini yakni LOLOT untuk ikut berpartisipasi dalam event ini. Antusiasnya punggawa band-band metal Bali untuk mengisi acara ini semoga dapat disambut hangat oleh para metallion untuk bersama-sama berheadbang bersama penikmat musik lainnya untuk sekaligus beramal dan menunjukan rasa kesetiakawanan sosialnya. Dan dalam tiap acara ini akan tampil rata-rata lima band termasuk dua band line up ( band utama ) diatara band utama itu adalah : LOLOT, AntiPop,Born By Mistake,Karelian,Durhaka,Error Scream,Garis Keras,Infectous Arteries,Debtor dan Infernal Desire. Dan bagi band-band baru atau band-band lainnya yang berminat ikut terlibat dan mengisi acara didalamnya dapat menghubungi tlp. (0361) 8616134.

Senin, 28 September 2009

HELLBASTARD BALI Metal Fest (Part I)


Arrgghh…Brothers and Sisters, nampaknya dari tanda-tanda pergerakan curah Metal tahun ini terlihat jelas bulan Oktober ini akan muncul musim semi bagi tanah bawah scene Metal Bali. Bagaimana tidak kalau dibulan September kemarin (tgl 25,26,27 Sept) di The West Midlands ( a metropolitan county in western central England) punya hajatan Pure Metal Festival 2009 yang bertitel Metal Fest (http://www.metalfest.org.uk) kini dibulan Oktober musim semi tersebut bergerak di daerah Bali tepatnya di central Parkir Kuta.

Dengan mengambil title HELLBASTARD BALI Metal Fest (Part I), Bulan Oktober nanti tiap minggunya akan menjadi malam yang paling berbahaya bagi segenap lapisan Metalhead Bali, dimulai dari Tgl 9, 16,23 dan 31 Oktober. Ya persipakan dan pastikan diri kalian tuk berdarah-darah bersama dalam mosphit liar tiap minggunya dengan iringan grombolan-grombolan punggawa Metal Bali mulai dari DEBTOR,INFERNAL DESIRE,INFECTOUS ARTERIES,ANTIPOP,DURHAKA,GARIS KERAS, KARELIAN,ERROR SCREAM dan banyak lagi grombolan sadis dan berbahaya lainnya.

…..Ajeg Scene Metal Bali

Jumat, 11 September 2009

DEADSQUAD………….PURE METAL DOWN TO THE BONE


Kuta, 10-9-2009…Apa yang ada dibenak otak ini pada malam jahanam itu ya tentu tidak laen dan tidak bukan selain tiga kosa kata yang sangat familiar yakni BIR,PANTAI danDEATH METAL. Yess..dengan meluncur lebih awal ke pusat kampung turis Kuta sekitar jam 9nan malam, namun bayangan akan adanya kemacetan total disekitar Hard rock café serta tanda-tanda akan terjadinya antrean panjang dan kosentrasi massa hitam ternyata belum tampak juga…mm.. Dan untuk mengisi kekosongan waktu serta mengobati dinginnya udara pinggir pantai kuta itu , kata pertama BIR ( bintang) tentunya paling menggoda untuk segera terjamah setelah PANTAI yang membentang luas didepan mata, ya langsung aja pilihannya adalah circle K tempat yang paling refresentative utk mendapatkan keinginan itu. Dan nampaknya disekitar tempat nongkrong ini banyak juga metalhead yang berceceran tentunya utk mahluk BIR tsb dan tidak lama juga beberapa pesakitan scene Metal Bali bergabung untuk pemanasan disana.

Pukul 10an akhirnya kami putuskan utk segera memasuki areal venua HRC ya apalagi kalau bukan untuk memenuhi unsur ketiga yakni DEATH (METAL) dan didalam venue sempat berkumpul juga dengan anak2 Eror Scream yang pada malam itu beruntung akan jadi band support pembuka utk hajatan malam itu. Fuihh melihat masih adem dan lengangnya atmosphir didalam venue tsb masih juga ada kekwatiran apa yang akan terjadi ( dan sempat muncul pertanyaan apakah tiket 60.000 utk acara Metal ini kemahalan,atau kurang promosi,atau karena hari itu bukan malam minggu?).

Dan sekitar pukul 10.30an akhirnya Error Scream mendapatkan kohormatan pertama utk “bertugas” menghangatkan aura hrc yg masih dingin. Ya Band Metal bentukan 15 Maret 2008 yang terdiri dari Wahyu (vocalis), Boy (gitar),Krisna (Bass) dan Tony (Drum) ini sukses melaksanakan tugasnya dengan nomor-nomor grindcore ciptaan mereka sendiri. Permainan mereka cukup berkarakter terutama scream errornya sang vocalis dan tentunya grinding rapatnya ketukan sang drummer (salut dan sukses trus utk ES) yang tentunya disupport habis oleh barisan metal tua muda yang mulai masuk dan memenuhi areal venue dengan aksinya liar diareal moshpit.

Dan pelan namun pasti areal venue semakin rame dan padat merapat dan maximum sampai Band berikutnya yakni Parau melanjutkan utk memporakporandakan stage yang semakin menggila. Band Metal core yang akan masuk dalam DVD clip compilation East Side Metal bersama jajaran band-band Metal Nusantara berbahaya ini kian memanaskan areal venue dan tentunya semakin disambut rusuh oleh para metalizer diareal mosphit dengan mulainya tambahan aksi stage divingnya.

Sukses aksi band Error Scream dan Parau tentunya akan lebih disambut edan oleh band ketiganya, ya siapa lagi kalau bukan Deadsquad. Setelah beberapa menit break utk persiapan dan memastikan smua piranti dan perangkat alatnya bekerja dengan poll, akhirnya para grombolan pasukan mati muncul. Mmm pancaran aura Deathrahser star memang nampak dari kemunculan mereka yang tentunya disambut dengan teriakan dan ancungan tangan salam khas DeathMetal. Langsung saja stage diporakporandakan oleh DS dengan nomor pertama setelah alunan intro khas album horror vision. Bisa ditebak bagaimana liar ,rusuh,buas,ganas dan ngerinya areal mosphit, mulai dari aksi banging,pogo,moshing,circlepit sampai stage diving tidak pernah putus dan berhenti dihidangkan dengan iringan dari gemuruh dan padatnya torpedo andyan gorust di sandingkan dg beratnya sautan kocokan dan alunan melody teknikal dua gitar Stevie dan Coki serta dentuman bass si Bonsquad dan tentunya dibilas oleh ngerinya middle growl si Daniel. Arrghhh…Mantabbbbbb…tentunya support gila ini jugalah yang sebelumnya membuat mereka tidak sabar utk segera mencincing scene Metal Bali. Fuiiihh… tidak perlu banyak lagi diceritain tentang bagaimana dahsyatnya perform dari band Metal satu ini ,lebih –lebih lagi support nan agresif dari scene Metal Bali yang diikuti jg oleh beberapa kontingan Metaliser manca Negara yang bergabung massif diareal mosphit, bahkan saking brutal dan rusuhnya sampai rekan kita (Andi Debtor) tersungkur tajam difloor stelah aksi stage divingnya . Energi tegangan tinggi scene metal bali bahkan sampe membuat salah satu metalliser Bule tinggi sebesar kingkok ingin menyelam jg dari stage…fuihhh bisa ditebak bagaimana gempelnya kita kalau sampai ditindih oleh badan sebesar itu ,.woiiii…sorry bro,..smentara kami minggir dulu…(kah..kah..kah…).

Ughh…stelah 7an gempuran nomor khas teknikal death metal dari album Horror vision berlalu sampai kami tak yakin dan tak percaya kalau Deadsquad akan segera mengakhiri party gila ini dengan sajian terakhirnya (sebenarnya berharap akan ada bonus trax paling tidak 2 additional nomor lagi..he..he..he..) Any way smua nampak puass dan salut buat penyelenggara dan tentunya Hard Rock Café Bali yang semakin berani dan membukakan pintu hatinya untuk hajatan Metal bahkan Death Metal seperti ini (dan moga bisa reguler dilaksanakan dg band-band Death Metal local dan bahkan Mancanegara) . Kegembiraan massa ini dilanjutkan juga diluar venue dengan session aksi foto bareng bersama, smua menyatu dan tidak ada jarak antara pemain dan penikmat…………ughh..lengkaplah sudah hidangan malam itu…BIR,PANTAI dan tentunya DEATHMETAL

Sabtu, 29 Agustus 2009

…dari Sambel Bejek sampe Arya Logist


Sabtu 29/8/09 di hari yang panas nan cerah ini kami bertiga, dengan diiringi tenda biru ( ups maksudnya taruna biru ) meluncur ke daerah Tabanan dengan agenda “terselubung” untuk menemui seorang kerabat & musisi lawas yg pada eranya sangat getol membawakan nomor-nomor speed metal dari Helloween yang sudah cukup lama tidak pernah kami temui.

Perjalanan siang ke Tabanan itu akhirnya kami gunakan juga untuk memanfaatkan acara Death Kuliner, dan kami sepakat utk melalui jalur utara ke barat untuk melewati daerah Belayu, Marga, ehmm..kalau menyebut nama Belayu pastilah kita terbayang warung nasi sambel bejek khasnya ( tentunnya selain wayang cemblongnya). Disepanjang perjalanan kami sedikit ngobrolin tentang beberapa head line dari Koran yang terbit hari itu yang ada di mobil, mulai dari berita kelakuan kurang ajarnya Negara Malingsia sampai aktivitas & profesi terakhir salah satu dedengkot band grindcore Jkt yakni Obat Tengkorak (yang sekarang sering muncul dalam tayangan berita “kasus” abu jibril di TV dan di media cetak) .

Setengah jam’an perjalana akhirnya kami sampai di daerah belayu, dan.. uhg sudah lama juga tidak pernah mampir ke warung nasi khas belayu ini, karena ternyata tempatnya sekarang sudah berpindah, sebelumnya berada dipinggiran kali yang memberikan nuasa alam yang lebih hidup, namun sekarang berada dekat dengan pinggiran jalan raya. Any way moga aja cita rasa “alam” dari menu khas sambel bejek ini masih bisa kita rasakan. Dengan melingkar bertiga kami menggambil posisi duduk pada sebuah bale bambu tuk slanjutnya memesan tiga porsi nasi khas belayu tsb. Nampak pengunjung lainnya yang sudah duluan mendapatkan menu special tsb dengan lahapnya manikmati hidangan yang disajikan, ada yang duduk berjejer pada sebuah tembok semen yang dijadikan tempat makan yang lokasinya berada dipinggiran senderan jurang kecil, serta di bale2 tempat makan laennya. Disatu sisi nampak sang “mancegro” peracik menu dengan gaya dan lagaknya yang khas sibuk mengiris-ngiris batang “bongkot” hingga ke ujung bunganya, yang selanjutnya di mix dengan irisan cabe dan bawang merah,putih,jeruk nipis serta minyak kelapa kas Bali dan tentunya semua tersebut di “ bejek” dalam satu mangkok berbaur dengan irisan daging ayam. Mmm… semuanya disajikan secara live setiap kali ada pemesanan, ya inilah salah satu ciri khas dari penyajian hidangan menu sambel tersebut. Sekitar 5 menitan kami menunggu akhirnya hidangan khas tsb tersaji juga ke tempat kami setia menunggu. Semangkok ayam sambel bejek tsb dengan ramahnya bersanding dengan soto ayam toge pedas dengan sayur hijaunya dan tentunya dengan sepiring nasi putih nan mulus bertemakan bawang goreng dan tum, tentunya sangat pas didampingi oleh es teh dan es jeruk…Ehmmm…tanpa tunggu lama lagi otak kiri ini sudah menggerakan tangan kanan untuk segera melahap dengan nikmat anugrah yang terindah tersebut tak bersisa.

Selepas menikmati hidangan tersebut,perjalanan kami lanjutkan menuju daerah Kediri tepatnya ke Jl.Ngurah Rai 48, Kediri Tabanan, ketempat salah satu ex. Pentolan band kesukaan kami pada era dulu yakni Logist band yang sering membawakan lagu-lagu speed metal dengan nada tinggi tsb. Ya dialah Gung Arya, ayah dua anak ini dengan senyum , tawa dan stylenya yang khas menyambut kedatangan kami, yang selanjutnya dilanjutkan dengan obrolan ringan mulai dari kesibukannya selama ini sebagai kader partai dan kegiatannya di EO serta melanjutkan idealisme musiknya dengan membuka Ganesh studio dan music shop ,sampai obrolan serius tentang penjajakan “bisnis” lainnya yang masih berkaitan dengan dunia musik,metal serta pernak-perniknya…Gud luk brada..

Rabu, 26 Agustus 2009

DEADSQUAD : BIR,PANTAI dan DEATHMETAL


Gerombolan Pasukan Mati yang sering disebut sebagai all star Death Metal group ini dan terdiri dari : DANIEL – Vocals STEVIE ITEM – Guitars COKI BOLLEMEYER – Guitars BONSQUAD – Bass ANDYAN GORUST – Drums ini, kalau tidak ada halangan di bulan September ini , tepatnya tgl 10-09-09 akan menggempur scene Metal Bali di Hard Rock café Bali, dan sebagai pemanasan berikut sekilas obrolan antara 19-21Balicorpsegrinder (BCG) dengan Deadsquad (DS) yang diwakili oleh sang bassis Bonny Sidharta (aka. Bonsquad) mulai dari kesibukan mereka sampai dengan ketidaksabarannya mereka untuk segera main di Bali.


BCG : Lagi sibuk ngapain sekarang anak-anak DS?
DS : Macem-macem sih..Coki masih sibuk tour promo sama Netral, Tepi biasa manggung sama Andra&The backbone, Andyan sibuk ngurusin toko onlinenya sekalian urusan merch DS, Daniel masih ngurus-ngurus skripsi dan gue (Bonsquad) kesibukan hari-hari dikantor....paling sekali-sekali ketemu buat latihan


BCG : Kami dengar di bulan sept ini kalian akan menggempur scene metal bali, apakah ini acara promo tour atau ada undangan khusus??
DS : Yoi bro...doain mudah-mudahan ga’ ada hambatan...undangan dari salah satu EO disana kebetulan bikin event buat DS disana


BCG : Sebagaimana antusias kalian bisa akan maen di Bali?
DS : Wah...Gila...anak-anak semua udah ga’ sabar buat maen di Bali...mungkin karena waktu itu kita sempat hampir maen disana..cuman krna satu dan lain hal akhirnya gabisa main dan digantikan sama Dead Vertical

BCG : Untuk Liputan Dead Vertical bisa disimak di :http://1921balicorpsegrinder.blogspot.com/2009/03/gerbang-metal.html

BCG : Seberapa jauh kalian mengenal scene metal Bali ?
DS : Yang gue denger kalo dari scene metalnya lagi mulai bangun lagi disana,laporan dari bapak iblis ( Funeral Inception) setelah maen disana...hehehe...dan hal ini yg bikin kita makin semangat buat main di depan para metalhead Bali!!
( BCG: oya .. Funeral Inception yang satu lebel dengan DS dalam Rottrevore Recs. ini telah sukses memporak-porandakan scene Metal Bali lewat hajatan Forum Musik Komplikasi #7 yang diadakan oleh 19-21 Balicorpsegrinder di Peanuts club Kuta tgl 13-6-09)


BCG : Oya,,sedikit kilas balik ke belakang
BCG : Bisa ceritain dikit sejarah DS sampai formasi terkhir sekarang ?
DS :…Hmmm....singkat aja yah...awalnya gw bertiga sama Tepi dan Adyan...lalu Prisa dan Babal masuk...jalan beberapa lama...Prisa dan Babal terpaksa dikembalikan ke jalan yg benar...setelah audisi beberapa orang lalu masuklah 2 iblis..Daniel dan Coki...hahahah....dan buat gw pribadi ini formasi yg paling solid...mudah-mudahan bisa awet dan bisa bikin musik yg lebih gila dari yg sebelumnya...

BCG : Bisa certain dikit proses album Horor vision? Hingga bisa lounching barengan dengan acara Lamb of God, dan bagaimana kesannya??
DS : Proses pembuatan bener-benar intens...karena kita produksi album ini ga sampe 2 (dua) bulan dari mulai take metronome sampai jadi master...bener-benar ga’ dikasih nafas lah...smua total disitu...dan mungkin salahsatu faktornya ya Lamb Of God itu,bgitu dapet tawaran untuk membuka LOG akhirnya itu jadi salahcsatu trigger buat kita untuk segera bergerak untuk produksi album..untuk sebagian org mungkin ngliatnya agak terlalu dipaksakan.,..tapi gw ngliatnya beda....kita bisa bikin album bagus dengan waktu pembuatan yg lebih longgar dan ga terburu-buru seperti ini dan mungkin dengan budget yg lebih terencana...tapi ada satu hal yg ga bisa dibayar/dibeli/digantikan dengan apapun...MOMEN!!...yeap..buat kita itu momen yg bener-benar bagus untuk rilis album...disaat kita resmi rilis..kita bisa main didepan ribuan metalhead,kita ga perlu susah2 promo...karna promo dari event itu pun udah gila2an,otomatis efeknya kebawa untuk DEADSQUAD dari segi promosi dan yg lebih penting album kita udah siap disaat itu juga....dan kesan2nya...."that was the best show...EVER!!!! hahahaha


BCG : Siapa yg banyak berperan dalam penciptaan liryc lagu? Dan kebanyakan lagu tsb bercerita tentang apa ( atau ada visi misi kusus dalam liryc2 lagus tsb)? Dan lagu yg mana paling berkesan bagi kalian, serta alasannya?
DS :Lyric lagu semua itu bagiannya Daniel...macem-macem sih ceritanya...lebih banyak ke kritik tatanan sosoal yg udah mendarah daging khususnya yg ada di Indonesia...yah yg simple2 aja lah...Seperti knapa harus ada kolom agama di tanda2 pengenal,knapa kita diharuskan memeluk agama yg sudah ditentukan ... padahal kepercayaan itu kan bukan sesuatu yg harus dipaksakan ....kl lagu yg paling berkesan buat gw bingung lah jawabnya....tapi ada satu yg mungkin berkesan buat Daniel...Serm,on Of Deception...dia baru nulis lagu itu bener2 di studio, sebelum take vocal ...hehehehe

BCG : Untuk gender music yg kalian maenkan , kalian lebih merasa maen di jalur Death metal?Metal core? Atau teknikal deathmetal? Atau kalian punya nama gender tersendiri ?
DS : Basicly kita ada (dan pengen terus ada) di jalur Deathmetal...kalo ada yg bilang technical deathmetal...sah2 aja...itu cuman pengembangan dari deathmetal itu sendiri...gw dan anak2 masih mau tetep eksplor sejauh mungkin tapi tetep ada benang merahnya...yaitu Deathmetal!!!


BCG : Setelah keluar album tsb scene metal mana saja di nusantara ini sdh pernah dijajah? Dan di gig mana yg paling berkesan buat kalian? Alasannya?
DS :So far masih tetep mayoritas kita main di Jakarta..(masih terus nunggu panggilan dari EO2 di daerah2 lain!! hahahaha) ...kalo luar kota baru Semarang..dan responnya keren...dan gw yakin di Bali nanti juga pasti ga kalah sinting!!

BCG : Setelah sukses menjadi pembuka Lamb of God, apakah sdh ada tawaran manggung di LN termasuk tawaran dari lebel LN? dimana dan bagaimana perkembangan tawaran tsb??
DS :Hahahah..Blom ada kalo tawaran manggung diluar negri..tapi kalo tawaran kerjasama dengan salah satu label luar ada...tapi kita blom bisa sebut namanya..masih dalam tahap negosiasi soalnya...hehehe


BCG : Terakhir apa ada pesan kusus utk Band dan scene metal Bali ??
DS : Yang jelas kita semua dari DEADSQUAD bener-bener ga’ sabar untuk main disana.....Gak ada yang lebih Hebat dari ...BIR,PANTAI dan DEATHMETAL !!!!
\m/