Minggu, 22 Februari 2009

Malevolent Creation


MONSTER!
Expanding into your lungs, banish your right of thought.
Tasting your foul sorrow, sickening trend of this plot.
Is this what your soul commands? How much rock can you smoke?
Easy prey for government plans, take this genocidal toke.
MONSTER! MONSTER! MONSTER!

Ya…itulah sepenggal liryc lagu MONSTER dari album sang MONSTER death metal dunia Malevolent Creation dg album Retribution ( thn 1992 dari label Roadronner dg producer berdarah dingin scott burns ) disamping nomor favorit kami Coronation of Our Domain (yang didalamnya ada nama James Murphy sebagai bintang tamu lead guitarnya). Kematangan dan ketangguhan dari salah satu dedengkot band death metal dunia ini yg sekarang di gawangi oleh Brett Hoffman – Vocals/ Phil Fasciana – Guitar/ Jason Blachowicz – Bass/ Marco Martell – Guitar/ Fabian Aguirre – Drums ini
sangat dihormati dan diakui oleh scene metal dunia, hingga banyak band dalam dan luar negeri generasi berikutnya yg memasukan malevolent ini dalam daftar influancenya. Bahkan ada salah satu band death metal bali mencomot salah satu title dari album Eternal sebagai nama groupnya ya sebuah lagu dengan judul “INFERNAL DESIRE"

Wow….dan dari update terakhir myspace resminya http://www.myspace.com/malevolentcreation dibulan Maret ini Indonesia akan kedatangan monster death metal dunia itu lewat Jakarta dan Surabaya . Jadi siapkan diri dan me(N)tal kalian agar dapat party bareng dengan sang MONSTER ini….(mm…semoga!!)

19-21blog "headbang" di NUSA


Brothers & sisters fyi :Media "jalanan" blog Hell 19-21 bastard nongol&diulas oleh media NUSA edisi mingguan tgl 22-feb-09

Minggu, 15 Februari 2009

Born (NOT) by Mistake


Congratulations,..dibulan yg penuh kasih ini, tiga orang keluarga pesakitan oldschool 19-21 telah kehadiran junior metalnya masing2 , ya selamat kepada Arik freon atas kelahiran putra keduanya pada tgl 7/2/09 , pada Sujena atas kehadiran putra ke duanya dan Karma atas kedatangan putri pertamanya yang sama-sama muncul bertepatan dg hari valentine (14/2/09). Moga kehadiran buah hatinya masing-masing mampu memberikan kebahagian dan tentunya dapat meneruskan cita-cita orangtuanya utk mengajegkan scene metal bali.

Special people in special place


Jumat 13 Februari, ya sehari menjelang hari valentine ,saya bersama Andi Debtor dan
Astra meluncur ke kuta bersama-sama untuk dapat besenang-senang dengan BurgerKill ( memang sebelumnya ada satu pilihan lagi utk bisa menikmatinya yakni tgl 15 feb di Peunut, dan karena beberapa factor penilaian penentu akhirnya kami tidak salah utk memilih pembantaian di HRC ini) disepanjang area jalan menuju Hard rock, aroma metal sudah mulai tercium mulai dari baliho besar,umbul-umbul didepan HRC dan bergrombolnya secara sporadis masa hitam-hitam dibeberapa titik tempat. Karena sempai disana waktu masih pukul 9.30an sebelum masuk ke HRC kami sempatkan dulu mampir ke centre stage, krn kami liat ada baner yg menujukan bahwa Burger Kill akan tampil unpluge di centre stage, sebelum Burgerkill naik tahta ,dengan memesan beberapa botol bir kami disuguhi terlebih dahulu oleh sajian home band yg membawakan nomor2 Top 40 yang diselingi dengan tarian dari penari2 yg berpakaian minim yg dng liar dan nakalnya melenggok dan menggoyangkan badannya diatas meja bar. Namun belum sampai BK naik ke stage, kami akhirnya putuskan utk menuju HRc utk ketemu sama si Age & the gank dan di depan areal itu sudah mulai tumpah ruah masa hitam-hitam Disamping karena acara akan segera dimulai, kondisi cuaca dan angin kencang pinggir pantai yang sangat tidak bersahabat memutuskan kami tuk bergegas masuk kedalam hrc. Tak beberapa lama didalam segera saja stage diisi oleh band pembuka at last one, dilanjutkan dengan tampilnya punggawa metal core bali Parau , ya langsung aja dengan garangnya parau memporak-porandakan stage yang sebelumnya ndak jelas itu dengan disambut liar oleh para penggilanya. Band bentukan september 2002 yang yang sekarang warna musiknya banyak terinspirasi oleh band-band seperti Ark Angel, Pantera, Black Dahlia Murder, All Shall Perish, Lamb Of God, Necrophagist, Faceless, hingga Dragonforce ini (mm..banyak jg ya…) cukup sukses menghajar crowd yang sudah memanas itu dengan nomor-nomor yang sebagian besar diambil dari album Surga Bencana. Setengah klimaksnya masa hitam tersebut akhirnya dituntaskan oleh tampilnya penghujung puncak orgasme yakni Burgerkill yg tampil sebagai head line dari acara ini. Segera saja kami menghabiskan bir yg masih tersisa utk langsung dapat party bareng di areal mosphit. Band yg akan mencoba menginvasi benoa kangguru selama dua pekan ini tanpa banyak cakap langsung aja mejadikan crowd yang sudah lecet-lecet itu menjadi makin berdarah-darah, liar,brutal,rusuh dan genting oleh para metaliser dg aksi moshing,headbang,slam dance,pogo serta stage diving yg diiringi oleh nomor2 yg banyak dicomot dari album Beyond Coma and despair serta beberapa cover version dari Pantera. Diareal mosphit nan buas itu sambil happy bareng saya sempatkan jg memphoto beberapa moment (pic.)sambil tubuh ini diombang-ambingkan oleh gelombang massa "didaerah komplik" itu ,terliat si age dengan tubuhnya yg kokoh melaksanakan kewajiban pogo etc,nampak andi debtor dg riangnya melakukan stage diving & nampak juga si dinan “betah” bertahan dibibir stage yang dikuasai Burgerkill sebagai salah satu cerita sukses scene metal Ujoeng Bronx ini walau tubuhnya sering terbentur oleh kerasnya ombak para slam dancer. Dibeberapa jeda lagunya berkali-kali BK memuji support nan agresif dari komunitas metal Bali ini disamping sisi tak lupa jg mengingatkan crowd agar sedikit “berhati-hati” terhadap property yg ada di areal tsb , bagaimana tidak....this is Hard Rock CafĂ© man.., tempat yg sebelumnya kita anggap sulit utk menerima kehadiran band metal (underground) akhirnya mulai welcome juga utk kehadiran band jenis/gendre ini, bahkan tidak mungkin nantinya gendre jenis Brutal/deathmetal,grincore akan dapat merasakan nikmatnya mengacak-ngacak stage HRC. Arrghh bulan Februari ini katanya bulan kasih sayang, ya sehari menjelang tgl 14 februari itu di HRC para metalizer telah menunjukan kasih-sayang sesamanya dg cara mereka sendiri yakni dg cara moshing,berheadbang,pogo,slam dance,monitor, bahkan stage diving…benturan-benturan tubuh sesamanya, sikutan tangan serta tetesan peluh yg mengucur dan membasahi floor adalah bagai bingkisan valentine yg sangat tinggi nilainya bagi sesamanya ,semuanya happy dan puas berorgasme bersama.
Fuihhh memang tidak salah si gigox vocalis parau berujar bahwa para metallizer yg ada di dalam itu adalah orang-orang yang special yang berada ditempat yang special juga ….c.u on next wild pit bro.

Kamis, 12 Februari 2009

DEBT "fucking"collectOR


Ketika makin banyaknya prilaku dan moral kaum tua (baca :oknum pejabat) yang sudah mulai menyimpang hingga rela melacurkan dirinya pada kapitalisme serta kolonialisme sedangkan tingkah polah kaum muda sudah mulai menjurus pada kebingungan hingga sampai melupakan jati dirinya sebagai bangsa besar yakni bangsa Indonesia, serta makin maraknya idiologi nyeleneh kaum teroris yg mengatasnamakan agama makin merjalela… maka hanya ada satu kunci untuk mencegahnya wabah itu yakni kembali ke PANCASILA, ya itulah makna dari lagu RETURNING TO PANCASILA yang disuguhkan oleh Debtor dari album kompilasi grindcorner ,sebuah nomor yg tercipta dari rasa kegelisahan dan keperihatinan atas gejala diatas tsb.

Debtor ini bisa diartikan sebagai “mereka para pendosa “ Band yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,nasionalisme,Pancasila serta sangat membenci korupsi dan penyimpangan prilaku birokrat lainnya ini dengan tegas mengproklamirkan dirinya sebagai Band penggusung genre music Grindcore; Nationalist –Socio Politica yg berkiblat pada The godfather of Grindcore yakni Napalm Death.

Berikut kita coba menapak tilas jejak langkah kebelakang dari sejarah salah satu Band pesakitan 19-21 ini : Debtor berdiri di era awal kebangkitan underground bali kurang lebih di awal 90an dengan formasi awal, Gus andi ( Gitar ), Indra (Vokal ), Yanto ( Bass), Weny ( Drums), Panji ( Gitar ).Panji harus hijrah ke JKT, disusul oleh Yanto juga. Hingga tinggal tersisa 3 orang pesakitan . Untuk mempertahankan keutuhan band ini maka dicobalah untuk mencari tambahan personil dan atas petunjuk para pejuang demokrasi dan Pancasila yg dijumpai oleh Andi dalam mimpi-mimpi malamnya yakni personil yang dimaksud itu haruslah memiliki ketahanan mental yang kuat (terutama terhadap music extreme metal ini),memiliki jiwa kesetiakawanan yg agung,cinta alkohol serta berasal dekat dengan sumber keagungan pulau bali yakni Pura Besakih (Karangasem).Berbekal dari petunjuk tersebut mulailah ditelusuri satu demi satu para pesakitan-pesakitan 19-21 yang kiranya memiliki kreteria tsb, hingga tanpa sengaja akhrinya dijumpailah orang yg dimaksud tsb, ya dialah Gun seorang pesakitan 19-21 yang akhirnya dipercayakan untuk memegang posisi sebagi Bassis.

Thrash..sebagaimana dijumpai dalam permasalah klasik dasar keutuhan sebuah band, yakni karena adanya pebedaan persepsi, akhirnya Indra keluar dari Debtor (dan kelak waktu itu akhrinya di bergabung dengan Triple Six), Weny juga keluar untuk konsentrasi di bisnisnya, dan digantikan oleh Gung Surya.
Atas bongkar pasang personel ,saat itu, Gus Andi sudah tidak lagi dengan gitarnya dan dia mengkhususkan diri di vocal dan untuk posisi gitar, dibantu additional oleh Kadek ( Epilepsy ).

Berhubung tuntutan orang tua, Gus Andi Melanjutkan kuliahnya di Australia..Tau sendirilah akibatnya kalau front mannya cuti panjang akhrinya Debtor dapat vakum beberapa lama. Sampai pada saat kembalinya Andi sehabis study dan sebaliknya, kemudian saat dimana Gung Surya harus bekerja di luar negeri maka posisinya diisi additional oleh Kum Kum of INFERNAL DESIRE untuk menghidupkan kembali Band ini.Sampai pada akhirnya sekarang Debtor hanya ada 2 personel tetapnya yakni Gun (bass) dan Andi (Vocal) utk additional posisi lainnya sementara dipercayakan kepada Wier (Gitar), Donkkank (gitar).

Dan kehadiran band ini paling sering ditunggu dan dinanti oleh para deathrasher Bali terutama para pesakitan 19-21 untuk bisa bersama-sama berheadbang,slamdance,pogo bareng dengan diiringi nomor klasiknya dari demo album pertama Crime Conspiracy…..the song could is …QUANDARY ……………………….arrgghhhh

Rabu, 11 Februari 2009

KIPEM 19-21



Kalau birokrat mengeluarkan KIPEM (kartu identitas pendatang musiman), maka 19-21bcg juga dulu mengeluarkan yg namanya KIPEM ( Kartu Identitas Pemuja Metal) bagi para metalizer tulennya,ya krn 19-21 dulu jg sdh mengarah pada model sebuah komunitas yg terstruktur,telah memiliki program kerja,agenda pertemuan/rapat yg reguler (sekalian "arisan"),ada data base keanggotaan dll,mungkin hal ini bisa dilanjutkan jg utk perkembangan scene metal berikutnya.Berikut ada beberapa pesakitan yg masih awet menyimpan Kipem ini & kalau ada rekans yg lain masih menyimpannya bolehlah kita share di sini....rgds

Death Imaginations


Pilih saya,dukung saya,..bla..bla..bla…, begitu kira-kira isi kalimat yg mendampingi photo-photo dalam poster,baliho,spanduk dan tetek bengek media promosi jalanan yang berserakan di hampir setiap sudut dan jengkal tanah Bali yg menggambarkan maraknya kompanye menjelang gawean greget pesta demokrasi bulan April ini.Ya itulah perkembangan dinamika demokrasi ( baca : politik) di jagat pertiwi Nusantara ini yg telah menemukan celah perkembangan dan kebebasannya dimulai dari awal runtuhnya Orde Baru. Dimana kondisi ini di era “kediktatoran” dulu hanya ada dalam mimpi dan cerita dongeng para punggawa pejuang demokrasi saja, sedangkan di era Reformasi ini kebebasan bersuara,berserikat,berdemokrasi dan politik telah diberikan angin segar utk perkembanganya. Cuma sayangnya ramenya media iklan jalanan dari pesta demokrasi ini tidak memberikan konstribusi kepada pemasukan daerah yakni terutama bagi pajak reklame sebagaimana yang dikenakan terhadap reklame-reklame (bisnis) lainnya dan justru maraknya “iklan-iklan” model ini cendrung merusak keindahan kota/daerah karena tidak adanya pengaturan dan penataan model/jenis/lokasi pemasangan etc.

Untuk menghibur diri kadang setiap lewat dan menjumpai “reklame-reklame” gini saya sering membayangkan yang ada dalam photo/gambar tsb adalah punggawa/personel2 band metal (death,black,thrash,grind,core etc) dalam/luar negeri atau para metalizer dengan wajah sangarnya/pakai masker atau dengan rambut gondrong yg menutup wajahnya  serta mengancungkan salam tiga jari/menelunjuk jari tengahnya dan juga menghayalkan bahwa spanduk/baliho-baliho tsb adalah reklame agenda konser/acara2 music metal ( underground) dalam&luar negeri yg bergantian akan diselenggarakan di Bali ataupun mengimajinasikan reklame/gambar2 tsb adalah artwork sampul-sampul album metal yang terkesan horror.

Mungkin kalau dulu dimasa era Orde Baru telah muncul fenomena-fenomena ini, pastilah kita berharap dibalik sosok dari gambar/photo reklame politik itu ada tokoh-tokoh yang memiliki visi dan misi utk memajukan musik metal ( baik itu kebebasan bereskpresi,kelonggaran ijin konser,disediakannya ruang atau sarana yg memadai utk tempat konser dll)

Lalu di era “kebebasan” ini apa yg bisa kita harapkan dari riuh riah maraknya media kompanye jalanan itu sekarang ini? Sedangkan kita sendiri tidak tahu betul siapa dibalik sosok gambar/photo narsis tsb serta apa program-program yg akan mereka tawarkan kepada “calon” konstituennya?? Terus kalau mereka terpilih mampukah memenuhi janji-janji dan program-program yang mereka tawarkan??

Minggu, 08 Februari 2009

Man behind the scene….


Argghh…sebenarnya dari dulu sudah kepingin nulis tentang topic ini sekalian bermaksud utk “sedikit” mengoreksi beberapa tulisan yang sudah ada sebelumnya menyangkut history metal khususnya di “bawah tanah” Bali dan akhirnya baru kesampaian juga setelah semalam sebelumnya dapat ketemu kembali dengan “sumbernya”.

Berbicara mengenai scene metal bali umumnya dan penyebaran awal virus metal lewat media meinstrem pada khususnya tidak bisa dilepaskan dari seorang yang sangat konsisten dalam hidupnya terutama padangannya terhadap music metal sekonsistennya dia mempertahankan style penampilan khususnya model potongan rambutnya…ya dialah Yankky. Riwayat ceritanya pada thn 1988-1989 dikala awal-awal invasi musik metal ke ranah degeri nusantara termasuk ke pulau Bali dan belum adanya media penyiaran yg sampai mau berpikir utk bisa memutarkan lagu yg sangat amat tidak bersahabat dg indra pendengaran orang awam pada kala itu, munculah sesorang sosok yg dengan gigihnya memperjuangan dg segala daya upaya ( kecuali tipu daya  ) agar virus lagu metal ini bisa disebarkan lewat media radio ke seantero pulau bali bahkan sampai luar pulau bali dimana frekwensi radio tsb dapat dijamah. Than saat lagu metal ini diajukan ke pengelola agar bisa dipublish di radio, sudah barang pasti mereka tidak perlu berpikir banyak utk menolaknya dan bahkan super cepat sdh dapat menemukan jawaban dan menarik kesimpulan bahwa sangat sulit dan bahkan tidak akan bisa mendapatkan sponsor ( baca Iklan) yg masuk sbg sumber dari revenue bisnis radio ini dari acara yg isinya memutarkan lagu2 metal ini krn pada era itu public radio dan iklan telah dikuasai oleh budaya lagu pop.

Tapi jangan sebut namanya yankky kalau dia tidak mampu meluluhkan hati pengelola radio ini, setinggi pemancar radiopun sulitnya birokrasi itu akan dihadapinya, dgn berbagai negosiasi,argumentasi serta diplomasi kelas tinggi akhirnya lewat kerasnya teriakan metallica dari album kill em all dia mampu membunuh kokohnya pendirian pengelola radio tsb. Yeah!! dengan diperdengarkannya lagu-lagu Metallica dari album kill em all untuk pertama kalinya di station radio Yudha tersebut…akhirnya virus metal ini di Bali telah mulai menjangkiti media penyiaran radio, bisa dibayangkan kalau virus ini sudah menemukan media menularannya pastilah tidak perlu waktu lama lagi untuk bisa bermertafosa merubah dirinya menjadi wabah bagi para pendengar media ini dan tentunya sudah pasti juga cepat atau lambat akan berkembang biak pada penyebaran turunan musik metal ini yakni menjadi virus thrash metal,deathmetal dan grindcore.

Karena kuatnya virus ini akhirnya sampai dibukakan praktek penyebaran di radio selama dua jam dari pukul 19.00 sampai pukul 21.00 khusus utk acara extreme metal ini. Dan bisa ditebak setelah dibukanya jam praktek ini lambat laun satu dua tiga sampai puluhan pasien pesakitan penikmat jenis musik ini mulai berdatangan ke sarang penyebar virus ini. Mereka mulai berkonsultasi, berinteraksi dg pesakitan2 lainnya utk saling update berita serta mengikuti perkembangan dan peredaran kaset2 metal (thrash,death,grind) yg cukup langka di toko2 kaset diseputaran kota denpasar. Dan tentu fenomena makin lakunya kaset2 gender metal ini akhirnya menarik minat produser kaset metal di Jakarta yakni Indosemar sakti (masih eksis nggak ya??) utk selalu memberikan update koleksi terbaru keluaran mereka utk bisa diputarkan (baca : dipormosikan) kepada acara radio ini. Sampai pada akhirnya lewat seleksi alam ( dalam hal ini selera musik) para pesakitan2 yg memiliki selera yg sama serta memiliki kekuatan iman yang tangguh terhadpat jenis musik ini utk mampu bertahan (krn pada saat itu jg tengah mewabah budaya ragae jg) dan akhrinya mereka menemukan komunitasnya sendiri yakni 19-21..

Eksistensi dari seorang Yankky ini tdk hanya berhenti sampai disana, dia mulai berpikir bagaimana agar band2 penggusung deathmetal ini bisa juga ditampilkan pada acara2 live musik. Sehingga pada perkembangan berikutnya band-band jenis musik ini tidak hanya mampu ditampilkan sebatas pada acara dibanjar2, pameran2,musik kampus dan bahkan dg menggandeng liberty entertain dia berobsesi utk membikin gawean gelegar music 93 yg khusus menampilkan band2 metal walau dengan tetesan tangis darah akhirnya sebelum angan itu tercapai sudah keduluan dijegal dan digagalkan oleh pihak berwajib krn dilarangnya utk sementara waktu gelaran acara semacam itu sebagai dampak dari rusuhnya konser metallica yg diadakan di Lebak bulus jkt tgl 10-11 April 93. Jangan di sebut Yannky kalau dia menyerah begitu saja trhdp keputusan pihak berwajib ini dg beberapa rekan2 senasib dia sampai mendatangi dan menggedor rumah wakil raykat (DPRD) kala itu utk mengadukan keputusan ini dan sampai diekspos jg di media cetak (Balipost) kala itu (fiuh…walau hasilnya sdh bisa kita tebak!!).Gagal pada rencana awal itu tidak mematikan semangatnya dia utk tetap berupaya menyuguhkan acara metal pada event2 berikutnya bersama liberty entertain.Dan pada perkembangan berikutnya akhirnya musik metal ini mampu jg ditampilkan dlm acara maentrem semacam Sunday hot music yg utk seseon metal dipercayakan kpdnya utk pengkoordinasian mulai dari latihan,manggung bahkan “pengaturan” headbangernya, sampai pada akhirnya dia bersama rekan2 seperjuangannya mampu menggagas acara musik sendiri macam Forum Musik Komplikasi yg khusus dan sukses menampilkan band-band extreme metal ini.

Dengan turunnya acara metal ini dari Radio Yudha ,dedikasinya tidak berhenti sampai disitu,bahkan dengan lebih semangat dia tetap meracuni dan membawa wabah metal ini pada radio-radio FM berikutnya seperti di Top FM,Super Radio serta acara2 lainnya. Singkat cerita...And kalau biasanya di bali acara reserpsi perkawinan menampilkan jogged bumbung dan tarian bali lainnya Tapi karena rasa kecintaanya akan musik metal ini (dan tanpa mengurangi rasa hormat terhadap kesenian bali) dalam acara resepsi perkawinannya sampai2 menyuguhkan dan menampilkan band-band punggawa extrame metal yg lawas maupun baru pada resepsi pernikahan tsb di Jac resto yg sekaligus jadi acara re-uni 1921. Ah…kalau saja Jaya suprana mendengar rencana ini pastilah akan dimasukan dalam primbon MURInya.

Nampaknya masih banyak lagi sepak terjang serta dedikasinya terhadap scene metal di Bali yg belum bisa diulas disini, So…..jelaslah sudah,…. Jadi kalau nantinya anak cucu kita meminta jawaban atas pertanyaan gurunya dari mata pelajaran metal disekolahnya : Siapakah orang yg paling berjasa dan berperan dalam awal perkembangan scene metal di Bali ??? …….yes dialah man behind the scene

Selasa, 03 Februari 2009

Peanut…diantara Metal&Rock


Sabtu, malam minggu 31/1/09, Denpasar sudah diguyur hujan deras mulai sore hari,dan rencana utk datang ke peanut jadi meragukan, kala diri putuskan utk postpone bahkan mengcancle aja rencana itu dg menghubungi kerabat kerja dibalibagus.com yg akan berengan jg kesana. Menjelang pukul 21.00 tiba-tiba Hp tua ini berdering dari nomornya si Arik kisser……(Bro dimana ni, aku akan kerumah dg andik……), dan benar saja tidak kurang dari 15 menti kemudian si Kisser datang dg basah kuyup dg menggonceng kerabatnya Andik Debtor, .. ya akhirnya jadi jg kita meluncur ke peanut ditemani oleh Lx merah 88 dan disepanjang jalan diringi oleh alunan Testament dari albumnya The gathering yg keluar dari tape recorder utk menghadiri acara Nedhellist-100 percent metal parade (yg dari list pengisi acara beberapa bandnya cukup menjanjikan). Sesampai di Kuta cuaca masih hujan, diluaran Peanut aku liat sdh ada deretan parkir kendaraan dan beberapa metaliser yg akan masuk ke venue ( mm hujan2 begini ternyata ada jg yg datang..ya lumayanlah), sebelum masuk ke venue tak sempatkan utk menghampiri lapak yg di nampaknya digawangi oleh si dinan (golok berbicara!!), …mm dari beberapa koleksi pajangannya tampaknya ada mp3 yg menarik dg judul thrash metal classic, ya segera saja aku rogoh kocek utk mendapatknya (sekalian buat nostalgia) . Dipintu masuk ketemu juga dg beberapa metaliser dan band yg sudah kami kenal sebelumnya, dan diareal venue tampak beberapa metaliser duduk dan berdiri berserakan di lantai di kursi maupun di atas balkon, …fuihh..kalau saja semua metalizer yg ada itu semuanya bisa berdiri bergabung dan enjoy di depan venue tentu suasana yg sdh adem dan rada sepi itu dapat lebih hidup dan meriah ( tau sendirilah bagaimana kalau yg namanya konser metal/underground ditonton seperti menikmati sebuah pementasan wayang kulit).

Nampaknya sdh beberpa band telah menghajar panggung sebelum kami datang dan band-band pengisi acara berikutnya nampak maen dan mengalir begitu saja dan tidak ada respon dari crowd yg ada. Dan akhrinya kami putuskan utk menghidupkan suasana ini dg mencari beberapa botol bir di areal bar bilik depan peanut , pikir2 sambil sedikit mengenang suasana dimasa kejayaan peunut dulu….mm tampaknya masa2 jaya itu tinggal kenangan dan kondisi peunut sekarang berada di ornament bawah singlenya windmild dari helloween, setelah ngobrol kecil, trus kami kembali lagi ke venue, krn nampaknya triple six akan mengkudeta panggung yg adem itu. Kami coba naik ke balkon, dan triple six bersiap segera merajah suasana, jeb..jeb…jeb…dan beberapa metaliser segera berhamburan ke depan panggung utk headbang diringi dg ajakan vocalisnya agar rekans yg laennya dpt kedepan juga , ah nampaknya kondisi masih tetap kurang greget juga dan itu nampaknya kebawa dg suasana maen triple six itu sendiri datar begitu saja (wuzz up bro) dan sampai pada akan berakhirnya nomor terakhir drumernya beranjak begitu saja meninggalkan personel laennya. Setelah Triple six kini giliran Infernal desire menguasai panggung,dan nampaknya posisi drum bukan digawangi oleh sikum2 (krn dia sekarang lagi berkarier sbg "drumer" dg stik palunya di sebuah instansi pemerintahan di daerah timur sana)btw penggantinyalumayan konstan dan stabil jg ketukan dan doble pedalnya... dan ditengah jeda lagunya, sayup terdengar sebuah instrument melody dari Gary moore dari bilik sebelah, yg dg kuatnya menarik kami utk menghampirinya dan aku pikir instrument itu di stel dari cd/tape Bar peanut, eh ternyata melody gitar itu keluar dari sound si Peter seorang gitaris yg tergolong lawas juga yg sekarang join di band crazy horse, ah tanpa pikir panjang kita order bir lagi utk pendamping menikmatinya.

Saat acara live musik di bar itu atmosfir ruangannya berubah dari sebelumnya, nampak di sofa bar bergerombol beberapa cewek ( yg khusus di “outsourcing” oleh peunut utk menggaet pengunjung) dg pakaian yg serba hitam nan minim sedang ngobrol genit sesamanya diiringi dg tawa kecil, dan beberapa cewek laennya sibuk merayu tamunya dipinggir jalan agar mau masuk ke peanut untuk sekedar order minuman sambil menikmati alunan nomor klasik dari crazy horse…( mm sempat jg muncul pikiran kotor kami..”nampaknya suguhan ini akan bakalan klop…yes..” Sex,drugs/alcohol and Rock&Roll …”.) ah lupakan sajalah itu image . Kembali kebeberapa nomor telah mengalun dari crazy horse yg diiringi dg petikan gitar yg sempurna (totaly cover vasion seperti yg ada pada kaset aslinya) , spt nomor dari pearl jam, bad of rosesnya bon jovi, serta nomor blues yg liryknya menggunakan bahasa bali dll. Tiba-tiba datang dan bergabung si Astra dan dia request “Little Wing” sebuah nomor klasic dari Jimmy Hendrix yg sempat dipopulerkan kembali oleh Skid row, ah sebuah nomor fenomenal yg mengingatkan akan masa-masa dulu.

Uh.. kondisi malam itu juga rada mengingatkan kami pada masa 90an disaat maraknya musik rock,ragae,metal (underground) yg mampu dikemas secara terorganisir oleh craft intertainment lewat ajang Sunday hot music yg diadakan seminggu sekali selam 1 bulan di art centre dps. Sunday hot music dapat dikatakan sebagai konser mainstream yg sangat sukses menggabungkan beberapa aliran musik ( rock,ragae,blues,underground) dalam satu panggung dan dinikmati dg kidmat oleh penonton yg beragam sesuai dg selera musiknya masing2 tanpa ada gesekan/singgungan dari masing2 fans band/musik itu sendiri. Cuma bedanya aliran musik di peanut ini disajikan dg konsep dan kepentingan yg berbeda dan dipisahkan oleh bilik ruangan.

Than menyinggung sedikit tentang musik rock dan metal ini, untuk era sekarang ini disamping masalah selera yg membedakan metalizer lawas dg generasi reformasi berikutnya adalah rootnya…ya akar dari pada musik metal itu sendiri. Kalau generasi metal sekarang mereka muncul seiring dg boomingnya musik extreme metal macam jender brutal deathmetal (spt: crytopsy,deed of flesh,Dying fetus etc) ataupun metal core ( spt :as I lay dying, lamb of god etc..) Sedangkan generasi lawas itu mereka melewati beberapa orde’/ fase yakni sebelum kemunculan musik metal ( baca: death metal,grindcore dan clasic extreme metal lainnya) menginvasi terotory wilayah Indonesia mereka lebih kenal dan akrab dulu dg moyangnya musik extreme tsb yakni musik rock dan heavy metal. Jadi ditengah kegilaannya dg musik underground metalizer lawas ini tidak bisa dilepaskan dari keakraban dan kecintaannya dg musik rock/heavy metal itu sendiri yg menjadi moyangnya sejarah musik underground dan itu bisa dilihat dari koleksi kaset/cd/mp3 t-shirt maupun kehadirannya mereka dalam beberapa live musik tidak hanya underground tapi jg rock dan heavy metal…

Ah suasana sdh makin malam dan setelah Infectous Arteries menghajar panggung (stabil and mantap…bro), dan menjelang pulang ada penampilan band (side project drumer IA??) yg cukup mampu membuai kami hingga dpt “headbang kecil” ditempat yg membawakan nomor2 dari Pantera ( macam cowboy from hell ..etc)….Ehm ending yg lumayan menghibur untuk mengantarkan kami segera beranjak pulang…..C U….

Rabu, 28 Januari 2009

"old1921school" moment
















Habis tour ke Buleleng mampir di bedugul bersama Boby
Superman is Dead (kedua dari kanan)

















Lelah sehabis latihan @studio craft entertain menjelang
gawean greget gelegar msk93














Lagi tour ke buleleng acara parade band
liberty entertainment














Punyah@radio yudha














Jmbr,sri/marga (one of death twin thraser),and arix cavaler @warmadewa dps+














Moment sehabis gawean greget FMK @ gedung lilabuana














Corpse1921Grinder & The Taft of Deathrasher










Hitam-hitam on the street,1921family














Acara gathering 1921bcg ke uluwatu (ka-ki :Dekbend,blawer,pt.ubud,gun,jbr,dodha,etc.












Grind@bedugul acara kursus bhsnya si lolot/wier? (ka-ki:jembr,gun,arix"lombardo"sparatis,lolot tardy,blawer)















Death@radio yudha,setelah pemasangan baliho gelegar musik93 (ka-ki ada:gung udi araya,sujena,astina marshall,jembr,moel,mr.x,mr.y,yankky,dodha,gus..,gusturis,gun,surya etc)

Images


Setiap kali mendengarkan sebuah alunan instrument guitar ini pastilah memori otak kiriku ini akan dibawa melayang-layang menjelajah ke masa lalu era 90an ,kadang tanpa terasa tangan ini tak kuasa menahan hasrat tuk berkirim SMS walau hanya sekedar tuk berkirim pesan say hello pada beberapa “saudara lama” angkatan “sekolah lawas” 1921 radio Yudha (AM) yg hampir semuanya sekarang sdh pada menjalani hidup baru mejadi seorang bapak-bapak bersama junior dan ibuknya anak-anak masing-masing.
Instrument guitar berdurasi 3 menit 43 detik ini biasanya aku hidangkan malam hari dikala anak istri sdh pada lelap tidur dan diluaran sayup-sayup terdengar suara serangga dan binatang malam lainnya hingga diri ini tinggal seorang diri yg hanya ditemani seperangkat computer tua dan secangkir teh hangat tuk menunggu dg setia sampai indra dan tubuh ini akan memintanya tuk istirahat ke peraduan dan esoknya kan kembali menjalani kehidupan


” Images “….begitulah judul instrument “maha karya adi luhur” dari sang maestro duo gitaris Neo calasic metal Jason Becker dan Marty Friedman yang tergambung dalam group Cacophony ini. Instrument yg membuat hati dan jiwa ini terasa seperti kertas putih nan bersih yg hanya bisa pasrah dan berserah diri pada tangan-tangan umat manusianya yg akan menorehkan tinta kehidupan berwarnakan pait,manis,susah,senang sesuai dg suadarma karmanya masing-masing umatnya. Sebuah instrument yg melukiskan siklus kehidupan dg diawali petikan gitar yg tenang bernuansa negeri sakura seperti menggambarkan kelahiran sbg awal dari kehidupan dilanjutkan dg alunan melodi yg bergantian yg mampu mempermainkan emosi dan perasaan bagai monerehkan warna perjalanan kehidupan umat manusia dan diakhiri dengan melodi yg menyayat bagai beratnya menghadapi sebuah perpisahan yg abadi.
.

Dan “images” ini pada malam-malam masa dulu itu biasanya dihidangkan disebuah studio radio AM diseputaran Jl.Hayam wuruk Denpasar setelah “lelah” telinga dan leher ini digempur oleh alunan musik deathmetal,grindcore,thrashmetal dan heavy metal serta tinggal berserakannya batangan rokok,kulit kacang,dan gelas / botol2 sisa minuman laennya serta masih bertahannya beberapa pasien pesakitan yg dg setianya ditemani oleh seorang DJ (DoctorJokey) yg dengan murah hatinya memberikan “teraphy “ penyembuhan kedamain hati dan jiwa dg memutarkan alunan single klasik slow rock/metal serta instrument yg menyentuh sukma lainnya seperti valley of eternity dari marty friedman dan tentunya diawali dan diselingi dg “images” dari cacophony tersebut pada rekan2nya yg masih bertahan distudio serta pada “saudara-saudara” nya yg mendengarkannya lewat pancaran gelombang radio di kediamannya masing-masing.

Ditengah obrolan ringan pada malam-malam itu biasanya satu dua kali dijalanan depan studio melintas beberapa kendaraan bermotor serta pedagang kaki lima yg telah selesai menunaikan tugasnya utk mengais rejeki tuk dpt melanjutkan kehidupan esok harinya, seperti roda gerobak rombongnya yg terus beputar mengantarkannya pulang….ehm..inilah kehidupan seperti kincir angin yg terus berputar dan membawa ornamen2nya kadang berada diatas dan kadang dibawah sebagaimana terdengar dan dilantukan dg penuh khidmat oleh heloween lewat tembang windmildnya…… .….. Brothers mari kita jalani dan nikmati hidup ini sebagaimana apa adanya….Ah tak terasa malam itu jalanan sudah makin sepi dan malam makin kelam.

Dan ternyata malam ini mata ini sdh semakin letih dan berat…good night ( I miss U brothers….)

Selasa, 27 Januari 2009

Koperasi metal bali mungkinkah???? ….sebuah wacana, hayalan atau bisa jadi kenyataan…..??


Wah kacau nih kalau baca judulnya kayaknya “jaka sembung bawain lagu dismember” tidak nyambung 'mber….apa hubungannya lagi nih koperasi dg metal ( baca : musik metal)…fuih..cuihh..….eitt eittt….wait2, jangan under estimit dulu ( meminjam istilahnya si tukul grinder) blom menyimak udah nyimpulin duluan, gini lho bro…..seperti yg sering aku utarakan dlm tulisan sebelumnya bahwa perkembangan musik metal dibali (khususnya gener extrame metal “ deathmetal,blackmetal,grindcore,metalcore etc) tidak bisa dilepaskan dari komunitas,link serta networknya, Arghh apalagi tuh hubungannya dg koperasi, nah sebuah komunitas kalau tidak ada struktur,keanggotaan,program,apalagi dana, akan tinggal hanya menjadi sekedar sebuah nama aja, tidak ada ikatan dan akan berlalu begitu saja. Dan koperasi hanya salah satu jalan (celah) aja dlm lingkup yg sederhana utk mewujudkan sebuah komunitas yg terstruktur,dan terprogram. Apa dong yg bisa kita tarik sisi postitif dari sebuah koperasi ini??? Ya setelah kita pikir2 dan kita renungkan, kalau sebelumnya komunitas macam 1921 dpt dikelola dalam bentuk koperasi mungkin sekarang sudah menjadi besar dan mapan, dan hingar bingar metal (secara ekonomi) tidak hanya dinikmati oleh seglintir orang aja…………, ah forgeted lah, kayaknya lebih enak ngomongin kedepan aja, yup..dan jadikan yg sdh lewat2 itu sebagai pelajaran dan sejarah . Yes that’s right bro….hidup ini harus menatap kedepan,….jadi harapannya kedepan tidak ada lagi yg namanya komunitas2an yg tidak ada anggota, tidak dijumpai lagi yg namanya konser metal yg tdk ada penonton ,tidak ada lagi yg namannya band tidak bisa bikin demo/album (padahal sdh menciptakan lusinan lagu) krn tidak ada dana….and so on……mm…..(gimana jalan pikirnya tuh). Begini man,ya sedikit bernostalgia akan pelajaran waktu SMP, Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Ya ndak usah mikir teorinya kelampau jauh….bayangin aja kata kekeluargaan dan kesejahtraan anggota,Dan nampaknya sistem kerja koperasi ini sedikit banyak berhubungan dg prinsip dasar underground yakni D.I.Y (do it yourself) ya segala sesuatunya harus dikerjakan sendiri, kalau lingkup lebih luas dikerjakan oleh komunitas dan utk komunitas jg. Mulai sekarang kita harus bisa berpikir menekuni sebuah minat/bakan/hobby harus bisa bermanfaat ( baca dari segi ekonomi) disamping dari segi kekerabatan dan kesatuan pada diri kita. Demikian halnya dg hobby akan musik metal (underground) kedepannya harus dapat memberikan konstribusi ekonomi pada penggilanya ( terutama bandnya itu sendiri). Jadi bagaimana mereka bisa “hidup” dg musik metal. Kembali kemasalah koperasi, kalau misalnya di bali (denpasar) ada 50an band metal (underground) tiap band sedikitnya beranggotakan 4 orang personel, jadi jumlahnya sdh 200 orang, trus tiap band paling tidak mempunyai “jemaah” sekitar 20an orang, jumlahnya jadi 1000 orang, totalnya 200+1000 = 1.200 orang anggota, wow…jumlah komunitas yg tidak sedikit bro…, kalau itu bisa kita bentuk menjadi sebuah komunitas yg terstruktur ( aka macam koperasi) tentulah sangat dahsyat. Mengambil model system kerja koperasi, permodalannya kita bisa ambil dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggota…., waduh (mikir lagi nih) kalau ngomongin masalah simpanan berarti masalah uang dong, ya harus berani dong sisihkan sedikit uang jajan/rokok/pulsa utk sebuah kecintaan akan musik metal serta mencobanya dan itu jangan dijadikan kendala dan nominalnya haruslah tidak malah menjadi beban bagi anggotannya. Katakanlah misalnya simpanan wajib itu Cuma Rp.10.000, dikali 1.200 anggota sudah Rp.12.000.000 cukuplah itu utk modal awal sebuah komunitas (koperasi) disamping nantinya kita tambah lagi simpanan wajib sesuai dg kebutuhan dan kesepakatan berikutnya.Setelah itu kita pikirkan strukturnya, ya paling tidak ada pengurusnya ( yg akan mengurus keuangan dan arah serta program/bisnis dari komunitas ini), dan tiap anggota nantinya diberikan kartu anggota ( mm...nampaknya keren jg kalau jadi member dan punya kartu anggota komunitas metal bali kayaknya ada kebanggaan tersendiri). Nah seterusnya kita pikirkan unit2 bisnis yg bisa dikembangkan dari musik metal ini, misalnya sablon t-shirt metal yg limited edition dan punya brand sendiri utk para anggotanya saja ( semisal tiap sebulan atau triwulan sekali kita terbitkan t-shirt baru, utk koleksi anggota dan kalau bisa wajib utk dimiliki dan dibeli, tentunya design dan modelnya amat sangat menarik dan tdk bakalan berpikir panjang lagi utk membelinya) tentunya ini akan berlanjut ekspansi utk pasar diluar anggota menjadi sebuah bisnis distro, trus mulai menjelajah ke bisnis E.O ( khususnya konser musik metal dari anggota utk anggota, dan juga bisa mendatangkan band tamu dari luar) dan itu bisa regular diadakan, wah kalau sudah ada dalam lingkup keanggotaan, kayaknya bakalan banyak yg hadir dan tentunya membayar tiket dalam konser yg diadakan sekalian kita jadikan sebagai ajang gathering atau kumpul2 ( gud job …. bakalan bisa gajian trus nih personel bandnya :)., trus bisnis studio music dan recording ( tiap band bisa dua thn sekali bikin album dan itu diedarkan dulu ke intern komunitas sendiri, ah akan banyak fresh money yg berputar2 dlm komunitas) dan banyak lagi yg bisa dikembangkan kalau ini bisa jalan ( tentunya )….mm…selanjutnya wacana ini bisa dilanjutkan utk didiskusikan dan dikembangkan lebih jauh…...aarrrrggghhh

Kamis, 22 Januari 2009

James Murphy


Diantara beberapa guitaris death metal (old school) yg paling menarik permainannya untuk dinikmati oleh pesakitan 19-21 kala itu salah satunya adalah James Murphy….(kalau dulu si Blawer mengomentari gaya permainan guitar si James ini katanya “pelit” melodinya, krn blom puas2nya dia menikmati melodynya dlm satu lagu sdh masuk ke beat2 laennya, jadi pingin dan kepingin lagi dia menikmati melodynya dan tidak pernah bosan2….terutama saat menyimak album death – sprirtual healing :)

James Murphy ini terlahir dg nama lengkapnya James Franklin Murphy pada tgl 30 July 1967 di USA. Gaya permainannya dapat kita simak diantaranya saat dia memberikan konstribusi sbg guitaris band metal macam Death (dalam album spiritual healing) ,Disincarnate ( album Dreams of the Carrion Kind). Cancer (album Death shall rise). Obituary (album couse of death) dan dalam beberapa album dengan band thrash metal Testament, Konkhra dan dari solo albumnya sendiri. Disamping sbg guitaris dia jg memproduserin beberapa album dari band metal lainnya,dan ikut dalam project macam tribute to rush , dia jg memberikan kontribusi pelajaran guitars utk guitar player magazine
Style permainan teknik solo guitarnya adalah :
• fast, articulated runs with a pronounced pick attack
• long, fluid legato sections
• harmonized leads

Selasa, 20 Januari 2009

ROBIN (NOXA) R.I.P


Iseng2 berselancar di google utk sekendar update info perkembangan band metal dalam negeri, betapa terkejutnya melihat beberapa headline myspice metal local (Indonesia) etc.dg judul ROBIN HUTAGAOL (NOXA) R.I.P, ya….telah berpulang tgl 17-1-2009 si frontman sekaligus drumer dari NOXA salah satu band grindcore kebanggaan Indonesia serta salah satu metalizer sejati di jagat metal Indonesia ini karena kecelakaan. Cukup intens jg mengikuti sepak terjang dari seorang Robin ini mulai saat almarhum masih tergabung dalam band metal Suckerhead yg mana sekitar +/- 13 tahun yg lalu utk pertama kalinya pernah di undang utk mengisi acara Equilibrium music party yg diadakan oleh FE unud di Art centre Dps dan pernah jg membentuk band Brain The Machine dan terakhir membentuk band grindcore NOXA. Selain exis di Band NOXA Robin selalu menyempatkan diri untuk travelling ke beberapa negara tetangga sampai negara-negara yang cukup jauh sehubungannya dengan kecintaannya akan musik metal [sejak itu dan hingga akhir tahun lalu Robin masih menulis reportase-reportasenya untuk beberapa media cetak.] dan juga profesinya sebagai piercer profesional lokal. Relasinya dengan scene-scene metal luar membuatnya menjadi mudah diterima bahkan dijamu ketika dia sedang berada di luar Indonesia, Sampai akhirnya dapat mengantarkannya bersama band NOXa menggebrak satu panggung dg band metal panutan macam Slayer,Dying Fetus,Entombed,Carcass etc. pada acara metal di Tuska Open Air Metal Festival 2008, Helsinki, Finlandia sekitar bulan Juni 2008. good bye Mr.Robin “TRUE METAL LIVES FOREVER”

Jumat, 16 Januari 2009

1921…Single/Album band Heavy/Thrash Metal panutan


Diantara sekian banyak band2 Heavy/Thrash/Metal era 80-90an yg sangat familiar singlenya dan sering diperdengarkan dalam siaran metal dari R.Yudha dan wajib dimiliki albumnya oleh thrasher kala itu diantaranya adalah :

1.Anthrax
Sangat familiar lewat single : Be All, End All, single ini sangat chatchy dan groovy serta enak utk berheadbang.
Band bergenre heavy metal, dg nama Anthrax ini yg sekarang dapat dikatakan udah jadi "mbahnya" Metal. Mereka dibantuk tahun 80-an di New York, Amerika Serikat. Mereka adalah Scott Ian (rhythm guitar), John Bush (lead vocals), Charlie Benante (drums, guitar), Rob Caggiano (lead guitar), dan Joey Vera (bass).

2.Death Angel
Single favoritnya adalah : Veil of Deception
Death Angel terbentuk di San Francisco, California, in 1982 by Rob Cavestany (lead guitar), Dennis Pepa (Bass guitar, vocals), Gus Pepa (rhythm guitar), and Andy Galeon (drums),

3.Exodus
Band ini terbentuk di San Francisco, California, USA Genre(s) Thrash metal Years active 1980 dengan personel Dukes,Gary Holt,Lee Altus,Jack Gibson and Tom Hunting, mereka join dengan label macam :
Combat, Capitol, Century Media, Nuclear Blast Associated acts Blind Illusion,

4.Metallica
Metallica adalah band yang muncul di scene underground awal 1980an yang berkembang menjadi band rock mainstream raksasa. Dengan penjualan album yang mencapai 57 juta unit didalam AS dan 35 juta unit diluar AS, mereka menempati posisi ke 18 sebagai salah satu artis penjual album terbesar yang terdaftar dalam Recording Industry Association of America.
Metallica dibentuk di California tahun 1981 oleh drummer Lars Ulrich dan gitaris/vokalis James Hetfield. bassist Ron McGovny kemudian bergabung dan dinyusuli Dave Mustaine. McGovney pergi setelah berkonflik dengan Mustaine dan posisinya diganti Cliff Burton. Sifat Mustaine yang agresif dan sering bermasalah dengan obat dan alkohol mengakibatkan dia dipecat oleh Ulrich dan Hetfield. Posisinya diisi Kirk Hammet, seorang murid Joe Satriani. Mustaine kemudian membentuk Megadeth.
Band mendapatkan namanya sewaktu Ulrich diajak promoter metal San Francisco, Ron Quintana, untuk bantu memilih nama dari daftarnya untuk dijadikan nama majalah barunya. Daftarnya terdapat nama Metallica. Ulrich menyarankan Metal Mania untuk mejalah Quintana dan memilih Metallica untuk band yang baru dia bentuk.
Bersama Megadeth, Slayer dan Anthrax, Metallica merupakan salah satu dari empat tokoh thrash metal pada era 1980an.
Album pertama Kill ‘Em All dirilis 1983 via Megaforce. Album pertama ini menjadi contoh sound dasar Metallica untuk era 1980an dengan khas vokal dan irama berat dari Hetfield.

5.Megadeth
Lewat single favorite kala itu…ya…holy wars, sangat mantap and cool dg kocokan tangan dingin dari marty friedman, sedikit ulasan dari Megadeth:
Diawali dari dikeluarkanya Dave Mustaine dari Metallica terbentuklah "Megadeth" personelnya antara lain: David Ellefson sebagai bass, Kerry King di gitar,serta drum yang digawangi Lee Rash (pada akhirnya Kerry King keluar dan bergabung di band lamanya:Slayer). posisi drum yang kosong setelah Kerry King yang balik ke Slayer diisi oleh Chris Poland. Lee Rush yang juga pergi digantikan Gar Samuelson. Dengan formasi tersebut, keluarlah album pertama dari Megadeth: Killing Is My Business...And Business Is Good dirilis di tahun 1985.

Sukses di album pertama membuat Megadeth mulai diirik oleh mayor label dan pada akhirnya dikontrak oleh Capitol Record. Di bawah kabek baru, keluarlah album ke-2 di 1986 :"Peace Sells..But Who's Buying, meraih sukses besar dan perlahan ketenaran Megadeth menyamai pendahulunya: Metallica untuk merebutkan posisi puncak sebagai "Most Popular Trash Metal"

6.Pantera
Cemetery of gate,,,,,,heal yeah, itulah single “mellow” yg sangat melakat di telinga para metalizer dari band Pantera ini :
Band ini terbentuk di United States Genre(s) Heavy metal, groove metal, glam metal (early) Years active 1981–2003 Label(s) Metal Magic, Atco, EastWest, Elektra Associated acts Arson Anthem, Damageplan, Down, Hellyeah, Rebel Meets Rebel, Superjoint Ritual Website www.officialpantera.com Former members Vinnie Paul,Dimebag Darrel,Rex Brown,Phil Anselmo,Terry Glaze

7.Sacred Reich
Who's To Blame, ya itulah single kebanggaan dari sacred reich yg sangat dicintai oleh metalizer dan sering di putar di yudha, bahkan pernah dibawakan oleh salah satu band ( epilepsy?? ) di acara yg diadakan di galleria nusa dua era awal 90an
Band MembersPhil Rind - Bass / Vocals
Wiley Arnett - Lead Guitar
Jason Rainey - rythym guitar
Greg Hall – Drums

Influences band ini adalah Slayer, Metllica, C.O.C., Black Sabbath, D.R.I.

8.Slayer
Lewat tembang “slow”nya season in the abys, yg sangat keren band ini juga pantas jadi mbahnya Thrash metal
Dibentuk di California oleh sang gitaris Kerry King dan Jeff Hanneman tahun 1981. Mereka berdua kemudian mencari vocalist, bassist, dan drummer yang kemudian diisi oleh Tom Araya (vocal/bass), Dave Lombardo (drum). Mulailah mereka tampil di club dan cafe di seputar California Selatan.

Saat mereka bermain di di Woodstock Club membawakan Phantom of the Opera milik Iron Maiden, Brian Slagel yang bekas wartawan musik menawari mereka untuk merekam satu lagu untuk dimasukkan dalam kompilasi yang sedang digarapnya. Brian kebetulan baru saja mendirikan Metal Blade Records. Lagu pertama itulah yang kemudian membawa Slayer ke kontrak rekaman dengan Metal Blade Records untuk 1 album penuh.

Slayer termasuk dalam jajaran 4 besar band trash metal diantara Megadeth, Anthrax, dan Metallica. Grup ini banyak mendapat pujian dari media karena dianggap menjadi tonggak bangkitnya death metal. Permainan mereka bertumpu pada kecepatan dan agresifitas yang didukung dengan penguasaan teknik bermain yang tinggi.

Lagu-lagu Slayer banyak menuai kontoversi karena mengusung topik-topik miring semacam penyembahan setan, pembantaian oleh nazi, dan anti religi walaupun mereka menyatakan bahwa topik itu mereka ambil bukan karena mereka benar-benar mempercayainya namun karena topik-topik itu menarik buat mereka.

Sejak dirilisnya album pertama mereka SHOW NO MERCY tahun 1983, sekurangnya 9 album sudah mereka produksi. Dengan formasi yang tetap sama, Tom Araya, Jeff Hanneman, Kerry King, dan Dave Lombardo berencana melepas satu album lagi.

9.Suicidal Tendencies
Suicidal Tendencies ini jg jadi band favorit kala itu, band ini dibentuk di California, United States Genre(s) Thrash metal,Hardcore punk, heavy metal, crossover thrash Years active 1981–present Label(s) Frontier, Caroline, Virgin, Epic, Suicidal Associated acts Infectious Grooves, Cyco Miko, Metallica, No Mercy, Excel, Uncle Slam, AgainST Dengan Members Mike Muir,Mike Clark,Dean Pleasants,Steve Brunner

10.Testament
Single favoritnya selain single klasiknya alone in the dark adalah single melownya the legancy dan return to serenity :
Testament was one of the first thrash metal bands to emerge from the San Francisco Bay Area in the 1980's. Undoubtedly, they are the inventors of the thrash-metal wheel. Testament’s powerful sound, influence, and longevity make them one of the Top 5 All-Time Legendary Thrash Metal Bands, putting them in the company of Slayer, Megadeth, Metallica, and Anthrax.

Testament is right now on the verge of signing a worldwide record contract to release an all-new album, which the band hopes to have in stores by March 2008!!! For this brand new record, the band has brought their original lineup back together – vocalist Chuck Billy, guitarists Eric Peterson & Alex Skolnick, and bassist Greg Christian – and have added friend and former member, Paul Bostaph.

Kamis, 15 Januari 2009

1921...alcohol...Mad,ugly and funny diary



1990 :….#$$%%%##^&..arrrhhgghghghhhh nan jauh dari Denpasar pada sebuah desa yg bernama mendoyo dauh tukad kala malam mulai menyelimuti alam fana ini sambil membaca2 buku pelajaran SMA kala itu aku dengarkan program sebuah radio AM yg bernama PT.Radio Yudha yg dg masisnya menyiarkan lagu2 metal,thrash metal,death metal dan grindcore dg suara yg kata orang krebek2 dan sangat miskin sound bas,aquailzer dan sebangsanya, ya begitulah ciri khas suara radio AM lebih lagi itu dinikmati dari daerah yg sekitar 90an kilo jauhnya dari pusat pancaran glombang radio tsb. Kayaknya malam2 itu tidak akan pernah lengkap tanpa mendengarkan acara tsb.

1991….akhirnya aku bisa menamatkan SMA ku dg selamat dari SMA 1 Negara, yess saatnya utk hijrah ke denpasar utk melanjutkan studi, dan salah satu yg ada dibenakku adalah dpt segera berkunjung ke “sarang” dari asal muasal suara yg biasanya meneror dan menghantui malam2ku dari pukul 19.00-21.00 tsb.

Oh shit…tersirat kabar salah satu band yg biasa aku dengarkan di program 19.00-21.00 itu akan meluluhlantahkan Indonesia lewat Jakarta dan Surabaya fuck….itulah Sepultura band deathmetal dari Brasil akan membuat para deaththraser Indonesia jadi berdarah darah !!! …and alor salah satu teman kuliah di akuntansi Unud samar2 aku dengar akan brangkat ke Surabaya utk berpesta pora dg para deaththraser di seantero Indonesia, dlm benak yg paling dalam aku bersorak ria ah.. ada jg teman yg akan aku ajak “nebeng” brangkat kesana,…Yeahhh.. money..money..money…itulah salah satu kendala yg ada dari kocek seorang mahasiswa migran yg terbiasa makan nasi jinggo kala itu utk dapat berangkat ke Surabaya. Dalam kamar kost aku liat kaset2ku yg berantakan dan itulah akhirnya yg menjadi “tumbal” utk aku lego ke teman agar bisa mendapatkan dana utk membeli tiket bus dan tiket masuk ke venue. Akhrinya nyampe jg di Surabaya and ternyata di antrean masuk ke venue dan didalam venue banyak aku temui deathrasher dari Bali ( yg belakangan akhirnya aku kenal satu persatu di radio Yudha) . Dan di area moshpit yg sangat liar bak jaman batu ( krn ternyata banyaknya bonek2 yg hanya sbg penggembira dan sekedar membuat onar datang ke pesta itu ) , and belakangan lewat media koran Jawa post aku baca banyak jg yg jadi korban kena sabetan benda tajam oleh ulah bonek2 tsb, disamping kerusakan laen yg disebakan rusuhnya bonek2 yg tdk bertiket dan memaksa masuk ke venue.

Itulah konser bersejarah pertama dari band deathmetal mancanegara yg pernah aku tonton di era itu yg makin menjadikan aku rajin utk hunting kaset2 baru dari band2 deathmetal laennya dan makin intens berkunjung ke Radio yudha dan bergaul dg para begundal2 deathrasher 1921balicorpsegrinder.

Menjelang malam lebih2 itu malam minggu biasanya sebelum berangkat ke R.Yudha bersama si lolot,gun,blawer etc pemanasan dulu di kost salah satu teman atau datang langsung ke gang beji atau meregan,pak kemon,tuak pak jenggot etc. utk sekedar menghangatkan diri dg sajian arak ditemani dg jeruk ,kacang dan tentunya rokok gudang garam…ah indahnya dunia…..atau kadang mengadakan "ritual" kecil dulu sebelumnya dalam kamar dg memadamkan lampu dan menyalakan lilin diatas "altar" penyembahan ( satan bless your life).....Dan kegilaan ini dilanjutkan jg sesampai di Yudha dg bergambung dan bersulang kembali dg lebih banyak lagi begundal2 , disertai dg canda tawa dan headbang bareng yg diiringi dg “geguritan2” dari band2 deathmetal/grindcore yg dg sukacitanya diperdengarkan lewat piranti Dj nan usang oleh seorang deathjockey yg bernama Yannky…..Fuihhhh,,,,…huueeekkkk..kadang sesekali terdengar dan disertai dg muntahan “pentagram” serta ocehan2 dan aroma alcohol yg menyengat tercium dari mulut para pecinta arak yg sudah over minumnya.Kadang habis acara kita lanjutkan lagi hangot ke pantai kuta, suatu ketika pernah diperjalanan menuju kuta mampir kesebuah minimarket utk nyari minuman dan dg cueknya gun "ngambil" coklat tanpa "ngasitau" sang kasir. Atau kadang pergi ke areal dalam pasar kumbasari yg gangnya sempit,becek dan bercampur "aroma"khas pasar ikan utk mencari menu favorit soto babad, ditempat itu si lolot dg sedikit "oleng" meminta beberapa batang rokok ke orang2 disana dan sdh barang tentu teman2 yg laen sibuk mengikutinya utk meminta maaf atas ulah rekan kita tsb.
Pernah suatu ketika sehabis minum arak api yg diselingi dg sepipet minuman es gula di kedainya gung aji bersama si lolot dan eka bikin kegilaan dg pergi ke NDA utk minum kopi dan lari begitu saja tidak membayarnya…..fuck yeahhh tau lah akibatnya, dikejar ama satpam, dan dg petak umpat,dan menyelinap nyebrang jalan akhirnya sampai dg slamat di parkiran Matahari utk ngambil motor yg sengaja kita parkir disana……….ah……,kah..kah..kah.. Pernah juga sehabis mengkomsusi beberapa “jerigen” tuak disertai dg pesta lawar,,,,lagi2 bersama si eka dan si elok, kita pergi entah kemana tanpa tujuan naik sepeda motor dan tanpa sengaja di sebuah rumah pinggir jalan yg kita lalui melihat keramain muda dan mudi, dan ternyata itu pesta ulangtaun seseorang cewek abg yg sama sekali tdk kita kenal, dg enteng dan cueknya kita ikut nimbrung,party.. makan,dan minum disana……huahaaaahaaaa.uh..alcohol,,,alcohol….
…dasar alcohol, memang tidak salah kalau itu manjadi inspirasi sebuah lagu yg kurang lebih isinya :

I can make anybody pretty
I can make you believe any lie
I can make you pick a fight
with somebody twice
your size. . .

Well I've been known to cause a few breakups
and I've been known to cause a few births
I can make you new friends
Or get you fired from work.

Apa Kabar Metal Bali??


“Apa Kabar Metal Bali”


………katanya kalau ada band metal bali yg notabane pendatang baru lagi maen live di ajang konser metal, para metalizer lawas tidak (mau ) datang??? Benar nggak sih itu statement, kalau benar apa yg menjadi alasannya dan kalau salah apa juga yg menjadi penjelasannya?. Trus metal bali itu mahluk apaan sih???, ah metal itukan sebuah gender musik , oo…kalau musik itu berarti masalah selera,….kalau selera itu kembali ke diri masing2 orang/individu, trus apa dong hubungannya? Ya sama kayak kita mau makan makanan,kalau selera kita lagi bagus akan makanan itu ya kita akan makannya ( dg lahap), begitu jg dg band / musik ( metal ) kalau kita lagi ada selera dg band itu, ya kita akan dg enjoy utk datang ke konser dan having fun utk menikmatinya tak perduli itu band baru atau band lawas. Gimana dong agar band metal itu jadi seleranya para penikmat musik metal itu sendiri (termasuk metalizer lawas)??? Ya band metal itu harus maennya bagus, tidak asal ( tentunya dg latihan yg rajin dan makin sering maen live),trus band itu harus memperluas link ke sence2, komunitas metal tanpa menonjolkan egonya masing2, Dan yg terpenting diera sekarang ini band itu harus mulai bisa mempromosikan dirinya baik secara offline maupun online ( tidak dikenal di daerah sendiri , tapi dikenal di scene luar daerah bahkan dunia.,..kenapa tidak….???). Dan semuanya itu akan mengkrucut kesebuah hal yg namanya telah “dikenal” ( ndak perlu sampai kata “terkenal” man !!!!), Bukannya ada sebuah kalimat klasik yang namanya “kalau ndak kenal maka ndak sayang. Nah itu man…., bagaimana orang baru maupun lawas , mau datang ke konser band itu kalau mereka ndak kenal dg band itu sendiri, jangankan maennya, nama band saja tidak diketahuin….fuihhh…kacau. Dan jangan salahkan kalau metalizer lawas ini kalau mereka datang kompak pada acara live band metal yg sudah dikenalnya. Ingat bro…maen musik metal yg masih dinikmati oleh minoritas ( baca : oleh orang2 yg benar2 suka musik metal) itu yg dibutuhkan adalah link ke komunitas/scene metal itu sendiri dan maenin musik metal itu jangan mengikuti arus trend aja dan mesti konsisten (tidak berkesan metal hari ini). Disamping perlu diingat bahwa tidak semua metalizer dalam suatu komunitas itu benar2 militan ( baca hidup mati di jalur metal),ya.. bisa dihitung dg jari para miltan2 metal ini.Karena Life must go on, jadi hidup ini mesti merjalan and mengalir terus seiring waktu baik itu yg mulai dari menuntut ilmu,trus ada yg sdh bekerja dan tentunya berumah tangga dg keluarga baru, yg mana jalan hidup sudah pada menyesuaikan dg kondisi dan keadaan.Tapi satu yg perlu diingat dan yg dipentingkan disini adalah soul/jiwanya….yes man jiwa metal itu sendiri, para metalizer lawas ini mesti tidak tiap saat dpt datang ke acara live band metal (krn kesibukan masing2) paling tdk mereka masih tetap update tentang perkembangan musik metal ini dan tentunya tetap lahap utk menikmati musik ini lewat kaset/cd/mp3 etc, dan juga masih bisa datang dan support ke acara2 yg berhubungan dg komuitas metal itu sendiri.

Selasa, 13 Januari 2009

1921balicorpsegrinder



19-21 balicorpsegrinder adalah sebuah wadah (baca scene/komunitas) dari para penggila musik metal di bali khususnya genre thrash metal,death metal,grindcore. Wadah ini berawal dari intensnya kumpul-kumpul para deahthrasher Bali kala itu pada sebuah acara radio yang dihandle oleh seorang DeathJockey yg sangat konsisten pada jalur hidupnya bernama Yankky disebuah station radio AM bertitle radio Yudha (RIP) yg ditakdirkan utk lahir dan menghilang disebuah bilangan jalan Hayam Wuruk denpasar. Acara radio itu sendiri bernama 19-21 yang diambil dari jam tayang acara mulai pukul 19.00 s/d 21.00.

Pada perkembangannya dapat dikatakan bahwa 19-21 balicorpsegrinder ini sebagai scene underground tertua (aka.paling pertama)yg lahir di bali era akhir 80an-awal90. 19-21bcg ini selain sebagai wadah para deaththrasher utk bertemu,mendengarkan music juga sebagai wadah utk discus,tukar kaset/info/issue terupdate tentang perkembangan music metal itu sendiri dan tentunya sebagai "rumah" dari band2 thrash/deathmetal/grindcore kala itu (macam sparatis,epelipsi,elnino,madness,debtor,triplesix,misty,yankkyrose,etc)

Tempat hangout favorit para deaththraser jaman itu selain radio yudha adalah,pantai kuta,sanur,mall NDA (Rip),jl,kapten regug (liberty entertainment),dan tentunya warung2 "deathkuliner" yg menjual soto babad di area pasar kumbasari, dan "deathkedai" yg menyajikan minuman yg tidak dpt diukur validitas kadar alcoholnya macam pedagang arak di meregan,gang beji,arak pakemon,arak api gung aji ,tuak pak jenggot dll.

Identitas dari deaththraser waktu itu sangat kentara dengan bangga bergerobol mengenakan t-shirt hitam keluaran dari 19-21 yg limited edition bergambar band2 panutan dan terbiasa diperdengarkan di acara 19-21 macam napalmdeath,coroner,morbidangel,baphomet,cerebralfix,autopsy,venom,death,etc.

Studio music "aneh bin ajaib" yg mau menerima latihan band2 underground kala itu adalah macam: irama sound (sbg studio music yg tergolong murah nan miskin peredam suara dan miskin sound tapi cukup sukacita menerima band undeground latihan yg dimiliki oleh seorang "maniac" roma irama, krn didalam studio saat mainin deathmetal/grindcore para personel band dg sinisnya dipandangi oleh poster raja dangdut yg terpampang angkuh dididing peredam studio tsb), dan studio2 laennya di daerah tegalwangi sesetan,panjer,tangtu,gandapura,etc yg kadang dg ketus dan sangat2 berathati dan terpaksa mau menerima band2 yg akan latihan dg memainkan music yg dianggap tidak ramah dg kocongan senar gitar,dan sangat buasnya merajah sener dan bagian tubuh drum sewaan laennya.....holly shit...pelan2 mukulnya nanti rusak.....

Gig klasik nan bersejarah dari band2 19-21bcg yg mengiringi hingar bingarnya perkembangan musik metal ( underground ) kala itu adalah sebagai pengisi acara di galeria nusa dua,acara di sadeng,acara2 pameran,ulang tahun muda-mudi dibeberapa desa,musik campus,sampai gig yg lebih terorganisir dan reguler diadakan macam acara yg diadakan oleh liberty entertainment, FMk,indienamit dan tentunya acara sunday hot music yg diselengarakan oleh craft intertainment.

Kekerabatan anak2 19-21bcg sangat terjunjung tinggi dari mereka mulai bertemu sampai sekarang,dan itu tetap terjaga dg saling contact,ketemu,ataupun mengadakan acara reuni (say hell-o to : Yankky,hendra & arik lombardo,gung udi araya (where a u bro??)astina marsall,lolot,age,gus turis,gun,dede,karma,gus andik,jember,dodha,butra,blawer,dede,sujena,arikfreon,arikisser,dongkank,semar,dekbens,indra,lengkong,kum2,wier,moel,sri/marga and arik cavalera,yanty (deathraser emansipasi wanita)etc.